Rekomendasi

Satpol PP Tangsel Geruduk Karaoke dan Spa Soal Corona

Kamis, 19 Maret 2020 : 11.00
Published by Hariankota
TANGSEL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar operasi monitoring di beberapa tempat hiburan pijat (spa) dan karaoke yang ada, soal bahaya virus Covid-29, Rabu (18/3/2020).

Dikatakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Satpol PP, Muchsin bahwa monitoring tersebut dilakukan dengan adanya surat edaran dari Dinas Pariwisata, Pemerintah Kota Tangsel.

"Kemarin sore Dinas Pariwisata sudah menyampaikan surat edaran kepada para pengusaha agar menutup sementara tempat usaha untuk mencegah penyebaran virus Covid-19," kata Muchsin kepada wartawan, di Ruko Golden Boulevard, BSD, Kota Tangsel.

Pantauan dilokasi, dalam monitoring Satpol PP Kota tersebut masih terlihat beberapa tempat hiburan yang 'membandel'.

"Ada beberapa yang masih buka, ketika ditanya, mereka mengaku belum mendapatkan surat edaran, tetapi ketika dicek ternyata mereka sudah mendapatkan," ujar Muchsin.

"Monitoring akan dilakukan setiap hari sampai tanggal 31, apabila masih ada, (yang melakukan operasi) maka akan kita lakukan tindakan sesuai peraturan yang berlaku," lanjutnya.

Ditemui dilokasi, salah seorang karyawan tempat karaoke, Nanda mengungkapkan dalam kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, para pelaku usaha merasakan dampaknya secara langsung yaitu dari segi pendapatan.

"Ya lumayan dikalikan saja, dalam satu hari kita (memiliki pendapatan) sekitar Rp.2 juta dikalikan berapa hari itu (penutupan sementara tempat usaha). Kalau intensif untuk karyawan sih kita ada, karena istilahnya untuk pesangon 14 hari dari perusahaan, kalau dari Pemda gak ada," ungkap Nanda.


Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Mahardika

Share this Article :