Rekomendasi

Selain Corona, Waspadai Juga Demam Berdarah

Selasa, 10 Maret 2020 : 15.53
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Saat ini, masyarakat masih  fokus pada serangan virus Corona. 

Namun ada satu penyakit lain yang juga harus diwaspadai, yakni penyakit demam berdarah dengue (DBD), dengan tanda-tanda klinis mirip dengan serangan virus Corono, berupa demam tinggi. 

Penyakit ini, biasanya muncul  saat musim penghujan . Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegipty ini, bahkan, menyebabkan sejumlah daerah mengalami kejadian luar biasa, seperti di NTT, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Untuk wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit , Dinas kesehatan Karanganyar, Katarina Iswati, kepada hariankota.com, Selasa (10/03/2020) menyatakan,  sejak bulan Januari 2019 hingga bulan Januari 2020, terjadi 70 kasus DBD.  Dari 70  kasus tersebut, 1 warga diketahui meninggal dunia.

Menurut Katarina, 70  kasus DBD tersebut, menyebar di 9 kecamatan, masing-masing, Kecamatan  Jumantono, Matesih, Karanganyar, Tasikmadu, Colomadu, dan Gondangrejo, sedangkan untuk kasus DBD terbanyak berada di kecamatan Jumantono dengan 11 kasus.

“ Satu warga yang meninggal dunia akibat terserang DBD merupakan warga Kecamatan Gondangrejo. Di wilayah Gondanrejo ini, serangan DBD mengalami peningkatan. Kami masih terus melakukan pendataan,” ujarnya, Selasa (10/03/2020).

Dijelaskannya, saat ini, terjadi perubahan pola penularan penyakit DBD ini dari sebelumnya menyerang anak-anak dan balita. Saat ini, ujarnya, DBD menyerang usia 11 hingga 50 tahun.

“ Terjadi perubahan pola serangan dan penularan DBD. Sebelumnya DBD menyerang anak-anak dan balita, sekarang, menyerang usia 11 tahun samai 50 tahun,” ungkapnya.

Ditambahkannya, tindakan penanggulangan dengan melalui penyuluhan berkala dan penguatan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) akan terus dilakaukan  di setiap kecamatan.

“ Kami juga  menghimbau masyarakat untuk mewaspadai tempat berkembangnya jentik nyamuk, seperti kamar mandi, bak penampungan  air,  serta barang yang menumpuk,” tandasnya. 

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Jumali



Share this Article :