Rekomendasi

Soal Penyebaran Virus Corona, DPRD Minta Pemkab Transparan

Jumat, 20 Maret 2020 : 17.47
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dewan Perwakilan Rakayat Daearah (DPRD) Karanganayar meminta Pemkab melalui Dinas kesehatan, agar memberikan informas yang jelas terkait sebaran wabah virus Corona.wakil ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo, kepada hariankota.comJumat (20/03/2020) menegaskan, kondisi saat ini penyebaran virus ini sangat cepat dan semua harus waspada.

“ Kita tidak bisa mengatakana aman dari wabah virus Corona. Saat ini sudah pandemik. Kita semua harus waspada,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD, Endang Muryani, melalui telepon selularnya, kepada hariankota.com meminta kepada Pemkab Karanganyar,  lebih maksimalkan lagi sosialisasi untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Dan yang lebih penting, menurut Endang,  Pemkab melalui juru bicara yang ditugaskan untuk menginformasikan kondisi penyebaran virus Corona kepada masyarakat secara transparan. Jangan sampai, lanjut Endang,  karena kurang transparansinya informasi dari pemerintah,  kaitannya penyebaran virus Corona, justeru  akan merugikan warga masyarakat karanganyar.

Ditambahkannya,   beberapa informasi yang diterima dari warga masyarakat,   di beberapa wilayah ada warga yang masuk  Orang Dalam Pemantauan  (ODP)  dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 “ Untuk mengetahui kebenaran tersebut saya minta Pemkab untuk transparan dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Sehingga masyarakat akan lebih waspada dan lebih hati-hati. Karena menurut pengamatan saya,  masih ada warga yang menyepelekan virus Corona ini dan mengabaikan instruksi yg disampaikan pemerintah. Deng transparansi bukan berarti akan menakut nakuti warga.  Hal ini akan membuat warga lebih waspada dan lebih bijak dalam menyikapi wabah ini,” pungkasnya.

Ketika dikonfirmasi hariankota.com, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Purwanti, sampai hari Jumat (20/03/2020) pukul 13.30, kondisi Karanganyar masih aman, dalam arti  belum ada yang positif  virus Corona.  

Saat ini, menurut Purwanti hanya ada satu warga Karanganyar yang masuk dalam kategori  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan menjalani perawatan di RSUD Karanganyar.

Sedangkan dua warga yang juga semppat menjalani perawatan, masing-masing warga Tangerang dan Polokarto, Kaupaten sukoharjo. Keduanya sudah dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi, Solo.

“  Warga Karanganyar dengan status PDP tersebut, kondisinya stabil. Tapi ada penyakit yang menyertai, yakni asma dan hypertensi. Kondisi saat ini sangat baik dan stabil,” ujarnya.

Untuk data ODP 32 orang yang tercantum dalam website htttp://corona.jatengprov.go.id/, Purwanti menjelaskan, merupakan orang  atau warga Karanganyar yang baru ulang dari luar negeri atau dari wilayah terjangkit. D

Dijekaakan  dari 32 orang ini, 5 orang diantaranya masuk dalam kategori pemantauan, sisanya, masuk kategori pengamatan.

“ Jadi ini adalah kewaspadaan dini petugas kami di daearah. Kalau ada keluhan, kita alanjutkan pemeriksaan. Kalau tidak ada keluhan kita anjurkan agar tidak kemana-mana. Untuk mengantisipasi penyebaran virus ini, DKK telah memerintahkan bidan desa, dokter, klinik dan Puskesams melakukan pengecekan dan pemanatauan terhadap warga yang baru datang  dari daearah  terdampak,” pungkasnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi






Share this Article :