Rekomendasi

Sukoharjo KLB Korona, Polisi Turunkan Water Cannon Semprotkan Disinfektan

Selasa, 24 Maret 2020 : 17.30
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Pasca penetapan status Kabupaten Sukoharjo Kejadian Luar Biasa (KLB) virus korona (Covid-19), Polres Sukoharjo menurunkan satu unit Water Cannon untuk menyemprotkan disinfektan salah satunya di Jalan Ir Soekarno Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. Tujuannya sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus.

Kegiatan penyemprotan dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas bersama Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, sekaligus sosialisasi maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 di bundaran patung Pandawa, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Selasa (24/3/2020).

"Penyemprotan ini sebagai antisipasi atau mencegah berkembangnya virus Corona. Sehingga dengan penyemprotan ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat," ucap Kapolres kepada hariankota.com dan awak media lain disela kegiatan.

Menurutnya, pencegahan penyebaran virus korona menjadi tanggung jawab bersama, untuk itu Polres bersama Kodim dan juga pemerintah dalam hal ini Kecamatan Grogol memberikan sosialisasi pada masyarakat agar tetap tinggal di rumah selama KLB korona belum dicabut.

Penetapan status KLB yang sejalan dengan maklumat Kapolri tersebut, oleh Kapolres dikatakan, harus disikapi bersama bahwa tujuannya untuk memberi perlindungan kepada masyarakat ditengah situasi cepatnya penyebaran Covid-19.

"Kami minta warga tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Baik itu ditempat umum maupun lingkungan sendiri. Tetap tenang tidak perlu panik serta tingkatkan kewaspadaan lingkungan," imbau Kapolres.

Untuk memastikan selama penerapan status KLB masyarakat patuh terhadap himbauan, Kapolres menyatakan akan  menggelar patroli rutin bersama jajaran Kodim di pagi, siang, dan malam hari. Patroli bertujuan meminta masyarakat kembali ke rumah dan tidak kumpul-kumpul.


Jurnalistik : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :