Rekomendasi

Sukoharjo Tetapkan KLB Covid-19

Senin, 23 Maret 2020 : 15.41
Published by Hariankota

SUKOHARJO -  Setelah Pemkot Solo, giliran Pemkab Sukoharjo menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus virus korona atau Covid-19 setelah melihat perkembangan dan berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.

Dari pendataan diketahui 1 kasus terkonfirmasi positif, 6 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 45  kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 tersebar di 11 kecamatan dari 12 kecamatan yang ada. Hanya Bendosari yang belum ada temuan.

Keputusan KLB disampaikan langsung Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya setelah melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Pencegahan Korona, di Gedung Terpadu Menara Wijaya, Senin (23/3/2020).

"Ada satu warga Solo Baru, Grogol yang dinyatakan positif korona dan saat ini tengah menjalani perawatan (isolasi) di RSUD dr Moewardi Solo. Dengan status (KLB) ini, masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah dulu,” pinta Bupati kepada hariankota.com dan awak media lain.

Dalam rakor juga diputuskan bahwa Pemkab Sukoharjo melalui DKK menjamin seluruh perawatan pasien baik ODP maupun PDP tanpa dipungut biaya sepeserpun disemua rumah sakit, baik negeri maupun swasta di Sukoharjo. Ini berlaku tidak hanya bagi warga Sukoharjo saja, tapi juga berlaku untuk warga luar daerah.

Keputusan KLB menurut Sekda Sukoharjo Agus Santosa yang juga hadir dalam rakor, mempertegas kebijakan  yang sudah dilakukan yakni, meliburkan kegiatan belajar mengajar, meniadakan kegiatan pertemuan, dan juga membuat kebijakan bagi ASN bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

"Kemungkinan kebijakan tersebut diperpanjang. Untuk kebijakan perpanjangan libur sekolah, ASN, dan lainnya akan dikoordinasikan dengan provinsi dulu. Harus bersama-sama, tidak bisa satu persatu,” terangnya.

Dengan penetapan status KLB ini, Agus menegaskan pembatasan aktivitas sosial atau “social distancing” benar-benar wajib diberlakukan. Semua bentuk kegiatan pengumpulan massa seperti olahraga, pengajian, festival, tempat hiburan malam hingga hajatan warga ditiadakan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :