Rekomendasi

Viral Tiga Tanaman Herbal Disebut Dapat Cegah Virus Korona, Stok Pasar Menipis

Rabu, 04 Maret 2020 : 07.24
Published by Hariankota

SUKOHARJO- Hingga saat ini penangkal virus Korona masih dipertanyakan dan terus dilakukan tes uji lab. Tetapi, baru-baru ini ada informasi viral menyebut virus bernama Covid-19 ini dapat ditangkal dengan mengkonsumi jamu dari tanaman herbal.

Sedikitnya ada tiga jenis tanaman herbal atau biasa disebut "empon-empon" (Jawa-Red) yang khasiatnya diklaim ampuh mampu menangkal virus mematikan asal Wuhan, Tiongkok tersebut yakni, Jahe, Temulawak dan Kunyit.

Pantauan hariankota.com, meski secara medis belum dapat dibuktikan, namun saat ini banyak masyarakat mulai berburu disejumlah pasar tradisonal. Akibatnya harga di pasaran, salah satunya di sentra pasar jamu dan rempah - rempah Pasar Nguter, Sukoharjo, mulai merangkak naik.

“Permintaan mulai banyak. Apa ini terimbas virus Korona atau karena cuaca, saya tidak tahu, tapi harganya mulai naik,” kata Ruwi, seorang pedagang jamu ‘Puntadewa’ di Pasar Nguter saat ditemui, Selasa (3/3/2020).

Sebelumnya untuk Jahe, ia biasa menjual dengan harganya Rp 20 ribu/kg, tapi kini melonjak Rp 40 ribu/kg, untuk jahe merah dari harga Rp 40 ribu/kg menjadi Rp 60 ribu/kg. Temulawak dari kisaran Rp 5 ribu- Rp8 ribu menjadi Rp 10 ribu/kg.

"Lalu kayu manis dari Rp 40/kg menjadi Rp 60 ribu/kg dan kencur dari Rp 20 ribu/kg menjadi Rp 60 ribu/kg. Yang melonjak naik ya temulawak, jahe merah dan kencur. Harganya bisa dua kali lipat. Kalau lainnya stabil,” terangnya.

Melonjaknya permintaan dan naiknya harga membuat Ruwi sedikit kesulitan untuk melayani pembeli. Ia mengaku belum menyediakan stok dagangan dalam jumlah banyak, karena memang saat ini masih minim pasokan. Selama ini permintaan kebanyakan datang dari luar kota,

Senada, padagang lain di Pasar Nguter yang bernama Marjoko mengatakan, kenaikan harga komoditi herbal ini mulai terjadi sekira dua minggu lalu. Pemicunya karena meningkatnya jumlah pembelian yang tak sebanding dengan persediaan.

“Kenaikan harga ini karena banyaknya permintaan dari pembeli. Sedangkan bahan-bahan yang disuplai mengalami pengurangan.” imbuhnya.

Menanggapi fenomena melonjaknya permintaan empon - empon yang dikaitkan dengan penangkal virus Korona, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Yunia Wahdiyati menjelaskan, secara umum kandungan herbal dapat menguatkan daya tahan atau sistem imun tubuh.

“Empon - empon jamu memang punya khasiat sebagai anti oksidan dan dapat meningkatkan imunitas tubuh. Asalkan diminum secara kontinyu,” tandasnya.

Reporter; Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Mahardika


Share this Article :