Rekomendasi

BLK Karanganyar Jadi Ruang Isolasi Bagi Tenaga Medis

Senin, 27 April 2020 : 22.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sebanyak 8 tenaga medis rumah sakit umum daerah (RSUD) Karanganyar, berdasarkan hasil Rapid tes, dinyatakan positif Corona. Saat ini, ke delapan petugas medis tersebut,menjalani isolasi. 

Enam tenaga medis menjalani isolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Karanganyar, serta dua tenaga medis lainnya melakukan isolasi mandiri.

Hal tersebut dikatakan bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam siaran persnya kepada hariankota.com serta awak media lain, Senin (27/04/2020). Menurut bupati, para tenaga medis menjalani isolasi di BLK, sejak hari Minggu (26/04/2020).

“  Ada delapan tenaga medis yang berdasarkan hasil rapid test, dinyatakan positif. Dari delapan tenaga medis RSUD Karanganyar tersebut, enam diantaranya diisolasi di BLK.  Saat ini, kondisi mereka sehat dan sedang menunggu pelaksanaan Swab test,” terang bupati, Senin (27/04/2020).

Menurut bupati, BLK sengaja disiapkan sebagai alteratif ruang perawatan bagi warga yang dinyatakan positif Covid-19. H

Hanya saja, ujar bupati, karena saat ini  ada tenaga medis yang berdasarkan hasil  Rapid test dinyatakan positif, maka BLK dijadikan sebagai salah satu lokasi isolasi. Lokasi ini dipilih sebagai lokasi isolasi, menurut bupati,   agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“ Mereka yang diisolasi ini kan paramedis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Dengan penanganan yang lebih cepat, kita berharap mereka  bisa terbebas dari Covid-19 dan kembali bekerja menangani pasien,” ujar bupati.

Sementara itu, kepala BLK Karanganyar, Sunarto, ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Senin (27/04/2020) membenarkan jika ada enam petugas medis yang menjalani isolasi diasrama BLK yang berada di sisi Timur kantor utama. Sunarto menegaskan, isolasi terhadap tenaga medis ini, tidak menggangu aktiftas kantor. 

Pasalnya, sejak tanggal 12 April 2020 lalu, tidak ada lagi pelatihan di BLK yang berada di Desa Bangsri, Kecamatan karangpandan ini.

“ Sebelumnya kami diminta untuk menyiapkan delapan kamar untuk ruang isolasi. Tapi saat ini, baru ada enam  yang terisi. Seluruhnya petugas medis yang menjalani isolasi,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk berbagai fasilitas lainnya, Sunarto menegaskan, seluruhnya disediakan dan disiapkan oleh RSUD Karanganyar serta Dinas Kesehatan.

“ Kita hanya sebatas menyiapkan kamar. Soal lainnya, seperti makan dan fasilitas lain, disediakan oleh RSUD dan Dinas kesehatan,” tandasnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :