Rekomendasi

Cerita Pasien Sembuh Covid-19, Sempat Kritis Selama 5 Hari

Jumat, 24 April 2020 : 19.07
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Warga Desa Paulan Kecamatan Colomadu yang berinisial A, yang dinyatakan sembuh dari virus corona (Covid-19), mengaku sempat mengalami masa kritis selama 5 hari saat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di kota  Solo.

Pengakuan tersebut, diungkapkan A, saat melakukan panggilan melalui aplikasi videa call bersama bupati serta awak media di Karanganyar, Jumat (24/04/2020).

Melalui video call tersebut, A menjelaskan, awal masuk ke rumah sakit pada tanggal 17 Maret 2020 lalu dan langsung menjalani isolasi selama 14 hari. Menurut A, saat  menjalani isolasi tersebut, merupakan fase yang cukup berat. 

Pasalnya lanjut A, kondisinya sempat memburuk dan mengalami sesak nafas yang luar biasa dan  sempat dibantu dengan alat pernafasan.

“ Saat menjalani isolasi, kondisi saya sempat memburuk. Kondisi paru-paru yang belum stabil, membuat saya mengalami sesak nafas yang luar biasa. Untuk bernafas, saya harus dibantu dengan alat bantu pernafasan. Ini merupakan fase yang cukup berat,” ungkapnya.

Setelah melewati masa kritis, A menuturkan, kondisinya semakin membaik. Sambil menunggu hasil rapit tes dan swab test, dia masih harus tetap menjalani isolasi. Karena merasa jenuh, lanjutnya, sambil menunggu hasil rapid test dan swab test, A pulang ke rumah dan melakukan isolasi mandiri.

Ditambahkannya, pada tanggal 6 April 2020, A diminta kembali ke rumah sakit untuk melakukan rapid test  dan swab test. 

Rapid test dan swab ini  kembali dilakukan,karena dalam test sebelumnya, tidak ditemukan ada gejala. 

Dari hasil rapid test dan swab test lanjutan ini, hasilnya dinyatakan positif. Dan sejak saat itu, A menjalani isolasi di rumah sakit sambil menunggu hasil swab test lanjutan. Pada tanggal 21 April 2020 hasil swab test lanjutan  keluar  dengan hasil negatif dan A dinyatakan sembuh.

“ Saat ini saya sudah berada di rumah. Tidak ada lagi keluhan batuk, pilek dan sesak nafas. Yang perlu saya tekankan adalah bagaimana menjaga diri jangan sampai depresi , stres dan panik. Kondisi psikis ini, akan berakibat  tingkat imunitas tubuh menurun dan lebih mudah terserang virus.

 Dalam kesempatan tersebut, A juga meminta kepada seluruh warga Karanganyar untuk tidak memperlakukan warga yang  yang dinyatakan positif Covid-19, sebagai warga asing yang harus dihindari.

“ Covid-19 ini bukan aib. Perlkukan warga yang terpapar dengan baik. Gembirakan dan berikan dorongan semangat kepada mereka,” tegasnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :