Rekomendasi

Dapat SK Gubernur, Rumah Sakit UNS Jadi Rujukan Lini Kedua Penangganan Covid-19

Minggu, 19 April 2020 : 21.13
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret ( RS UNS) yang berlokasi di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo menyiapkan ruangan isolasi di lantai 5 untuk menampung pasien yang terindikasi terjangkit virus korona (Covid-19).

Hal itu dilakukan menyikapi perkembangan saat ini berdasarkan penugasan dari Gubernur Jateng, melalui SK No.445/46 Tahun 2020,  tentang RS rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging tertentu (Covid-19) lini kedua di Jateng.

"Awalnya kami memiliki 6 ruang isolasi . 4 diantaranya dengan tekanan standar yang selama ini sudah digunakan untuk penanganan berbagai pasien, dan 2 lainnya dengan tekanan negatif, khusus untuk pasien Covid-19 selama masa wabah ini," kata Direktur RS UNS Hartono kepada hariankota.com saat rilis, Minggu (19/4/2029).

Sebelumnya, menurut Hartono, sesuai SK Menkes No.216 Tahun 2020,  RS UNS telah ditunjuk sebagai Laboratorium Pemeriksa Covid-19. Sejak 13 April lalu hingga saat ini, telah menerima kiriman sekira 200 sampel dimana sebagian sudah selesai dikerjakan, dan dilaporkan kepada Dinas Kesehatan dan RS pengirim.

"Setelah kami lakukan berbagai persiapkan selama 10 hari, maka mulai Senin (20/4/1010) besuk, sesuai tugas Gubernur, RS UNS membuka ruang baru dengan jumlah 10 ruang bertekanan negatif yang dapat ditempati maksimal 42 pasien, dan 2 ruang isolasi intensif," paparnya.

Dengan infrastruktur bangunan yang mendukung, maka perluasan dan penambahan kapasitas RS UNS oleh Hartono disebutkan dapat dilakukan dalam waktu tak terlalu lama. Ruangan telah dipilah - pilah antara ruang kategori PDP (Pasien Dalam Perawatan), dan ruang untuk kategori kasus terkonfirmasi.

"Kami telah menyiapkan Tim Medis Covid-19 sebanyak 23  orang dari berbagai bidang spesialisasi. Begitu juga Tim Laboratorium Covid-19 terdiri Dokter spesialis dibidangnya  dan ahli Biologi Molekuler," ungkapnya.

Selain itu, dalam pelayanan pasien,  RS UNS juga memiliki 120 orang dari berbagai profesi dan tugas dibawah komando Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

Rektor UNS, Jamal Wiwoho yang juga hadir dan meninjau sejumlah ruangan isolasi menambahkan, sebagai bentuk dukungan, Rp 8,3 miliar dianggarkan UNS  untuk  RS UNS dalam penanggulangan wabah Covid-19.

"Kami mendukung penuh RS UNS sebagai RS pemerintah terlibat dalam mencegah penyebaran wabah ini," pangkasnya.


Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayuwati


Share this Article :