Rekomendasi

Dua Warga Karanganyar Positif Corona, Bupati: Belum KLB, Kita Waspada

Jumat, 10 April 2020 : 19.08
Published by Hariankota

KARANGANYAR - Dua warga Karanganyar dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19). Dua warga Karanganyar tersebut, masing-masing berasal dari Desa Paulan Kecamatan Colomadu dan Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang. 

Untuk warga Sewurejo yag dinayatakan positif  Covid-19 tersebut, merupakan rekan pasien dalam pengawasan (PDP) saat pulang dari kegiatan Ijtima’ ulama di Gowa, dan  meninggal di rumah sakit Moewardi, Jumat (10/04/2020).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, kepada hariankota.com serta awak media lain, dalam siaran persnya, Jumat (10/04/2020) sore  menyatakan, perkembangan terakhir penanganan dan penanggulangan Covid-19, berdasarkan hasil Sweb yang diterima, ada dua warga Karanganayar yang dinyatakan positif Covid-19.

Menurut bupati, dua warga Karanganyar tersebut, berasal dari desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang dan satu warga yang berasal dari Desa Paulan Kecamatan Colomadu. H

“ Selama ini kita telah berupaya secara maksimal untuk melakukan pencegahan  Covid-19. Namun dalam perkembangan terakhir, dan berdasarkan hasil laboratorium (Sweb), ada dua warga kita yang dinyatakan positif Covid-19,” jelas bupati, Jumat (10/04/2020) sore.

Bupati mengungkapkan, untuk warga Sewurejo yang dinyatakan positif Covid-19, merupakan salah satu rekan yang meninggal dunia di RS Moewardi yang berstatus sebagai PDP. Keduanya ikut rombongan Ijtima’ ulama ke Gowa dan kembali ke Karanganyar pada tanggal 25 maret 2020 lalu dengan menggunakan kapal laut.

Menurut bupati, saat perjalanan dari Gowa, yang bersangkutan mengeluh pilek dan demam.  Sesampainya di Karanganyar, langsung menjalani perawatan. Setelah dirawat, dan dinyatakan sehat, yang bersangkutan pulang ke rumah sambil menunggu hasil Sweb. Ternyata,ujar bupati, hasil  Sweb menyatakn positif Covid-19.

“ Setelah menjalani perawatan, kondisinya sehat, namun hasil Sweb dinyatakan positif. Warga Sewurejo yang dinyatakan positif Covid-19 ini, merupakan rekan sesama peserta Ijtima’ yang  meninggal dunia dengan status PDP pada hari Jumat (10/04/2020) dinihari,” kata bupati.

Demikian halnya dengan warga Desa Paulan,Kecamatan Colomadu yang juga dinyatakan positif. Setelah sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit, dan dinyatakan sehat, ternyata hasil Sweb positif Covid-19.

 “ Keduanya akan kita lakukan pemeriksaan ulang. Kita berharap, dalam pemeriksaan kedua ini, hasilnya negatif. Terhadap kedua warga yang dinyatakan positif ini, kita lakukan isolasi, termasuk warga sekitar yang sempat melakukan kontak. Kita akan mengirim logostik selama masa isolasi,” terang bupati.

Dengan kondisi dua warga Karanganyar dinyatakan positif, bupati belum memutuskan kejadian luar biasa (KLB).

“ Belum  KLB, kita waspada, karena semua tertangani dengan baik. Kami juga minta tolong kepada masyarakat  untuk waspada, tetap patuh, jaga jarak, pakai masker , aktifitas juga dicermati. Kami akan terus ikhtiar.Semua warga masyarakat agar  hati-hati sehingga penyebaran Covid-19 dapat dihentikan,” pungkasnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Ferdinan


Share this Article :