Rekomendasi

Karyawan Dirumahkan Capai 2.187 orang Dan PHK Terus Bertambah

Rabu, 15 April 2020 : 20.17
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Karanganyar, terus berlanjut. Sampai hari Rabu (15/04/2020) jumlah pekerja yang dirumahkan mencapai 2.187 orang, sedangkan pekerja yang mengalami PHK sebanyak 118 orang  yang berasal dari sejumlah perusahaan.

Pelaksana tugas  (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Karanganyar, Martadi, kepada hariankota.com serta awak media lain, Rabu (15/04/2020) menjelaskan, jumlah pekerja , baik yang dirumahkan maupun yang di PHK, mengalami peningkatan.

Menurut Martadi, jumlah perusahaan yang melaporkan telah merumahkan dan melakukan PHK terhadap karyawannya, juga bertambah, yang emula 6 perusahaan menjadi 13 perusahaan.

“ Karyawan yang dirumahkan maupun yang di PHK terus bertambah dari hari-hari. Kita terus melakukan pendataan. Para pekerja yang di PHK juga datang ke Dinas untuk mengajukan kartu pra kerja.Kita akan terus memantau dan melakukan pendataan,” jelasnya.

Data para pencari kartu pra kerja tersebut, lanjut Martadi, segera dikrim ke  pemerintah provinsi Jawa Tengah. Terkait besarnya anggaran yang diterima oleh para pekerja yang di PHK tersebut, Martadi mengaku belum menerima petunjuk selanjutnya.

“ Sebenarnya tidak ada alokasi KPK khusus untuk Karanganyar. Kita mengikutinya jatah Jawa Tengah. Yang diakomodir itu pengangguran dan sekarang ini korban covid-19 dari kalangan pekerja,” ujarnya.

Ditambahkannya,  karyawan yang di PHK tersebut nantinya akan mengikuti pelatihan dan menerima insentif bulanan.

“ Nilainya berapa dan bentuk pelatihannya seperti apa, kami belum menerima petunjuk lanjutan,” kata dia.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :