Rekomendasi

KLB Covid-19 Belum Dicabut, IDI Solo Minta Warga Tetap Dirumah

Jumat, 03 April 2020 : 08.44
Published by Hariankota

SOLO - Kabar baik disampaikan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, jumlah pasien positif virus korona (Covid-19) di Kota kelahiran Presiden Joko Widodo, sejak Selasa (31/3/2020) kemarin, nihil.

Informasi yang didapat hariankota.com, tiga PDP (pasien dalam perawatan) positif Covid-19 terakhir yang dirawat di RSUD Moewardi Solo dinyatakan telah sembuh.  
Mengingat status Kejadian Luar Biasa (KLB) belum dicabut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Solo mengimbau masyarakat agar tetap berada di rumah karena kondisinya belum aman.

"Meski sudah tidak ada pasien (PDP) terjangkit Covid-19 dirawat di RSUD dr Moewardi, namun masih ada PDP maupun ODP yang justru susah untuk dikenali,” kata Ketua IDI Kota Solo, dr Adji Suwandono saat dikonfirmasi awak media, Kamis (2/4/2020).

Masyarakat diminta ikut berperan dengan tetap berdiam diri di rumah. Hal ini supaya penyebaran virus yang belum ditemukan vaksin penangkalnya itu dapat dicegah.
Diketahui, selama dua pekan warga Solo telah menahan diri berada di rumah. 

Sejumlah pusat keramaian kondisinya sepi. Namun pasca kabar kesembuhan tiga PDP positif Covid-19 tersiar, warga mulai menunjukkan geliat aktivitasnya diluar rumah.

“Kita sebagai warga Solo jangan ‘nggege mangsa’ (mendahului kehendak-Red) atau langsung bernafsu untuk keluar rumah setelah kemarin pasien Covid-19 dinyatakan sembuh di RSUD dr Moewardi," tuturnya.

Menurutnya, perlawanan terhadap virus korona belum berakhir hingga nanti pemerintah pusat menetapkan pencabutan status darurat nasional pandemi Covid-19.
“Kami mohon warga jangan sepelekan virus korona. Tetap patuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah," tegasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi




Share this Article :