Rekomendasi

Lagi, PDP Corona Asal Karanganyar Meninggal Dunia

Selasa, 14 April 2020 : 21.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Warga Karanganyar yang berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia. Warga Kecamatan Karanganyar kota berusia 40 tahun tersebut, meninggal dunia  di ruang isolasi rumah sakit Moewardi, Solo pada hari Senin (13/04/2020) sekitar pukul 22.00 malam. 

Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umun (TPU) Jetis, Selasa (14/04/2020) sekitar pukul 03.30 dinihari tanpa dihadiri keluarga. Pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19.
Berdasarkan catatan hariankota.com, hingga saat ini, sudah ada tiga warga  yang meninggal dunia dalam status PDP.

Ketika dikonfirmasi awak media, Camat Karanganyar Kota, Mulyono, mengatakan, awalnya almarhum mengidap penyakit bronchitis.  Almarhum sempat mendatangi rumah sakit Jatihusada, namun ditolak dan disarankan ke rumah sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Dijelaskan Mulyono, almarhum sempat menjalani karantina  di PKU Muhammdiyah dan dinyatakan orang dalam pantauan (ODP). Selanjutnya, ujar Mulyono, almarhum dirujuk ke rumah sakit Moewardi dan dinyatakan sebagai PDP. Selama isolasi di rumah sakit Moewardi, lanjut Mulyono, almarhum sudah tidak lagi didampingi keluarga.  

Pada saat  isolasi, akhirnya almarhum meninggal dunia pada hari Senin (13/04/2020) sekitar pukul 22.00 malam.

“ Warga hanya  menyiapkan dan menggali makam. Pemakaman  dilakukan sepenuhnya oleh pihak rumah sakit sesuai dengan protokol Covid-19 yakni menggunakan APD lengkap.  Keluarga sudah mengikhlaskan jenazah almarhum langsung dimakamkan di pemakaman Jetis Karanganyar kota,” jelasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Karanaganyar, Purwati, membenarkan jika almarhum meninggal dunia dengan status PDP. Hasil Swab , menurut Purwati masih belum keluar.

“ Betul yang bersangkutan (almarhum, red) meninggal dengan status PDP. Hasil Swab masih dalam proses pemeriksaan,” katanya singkat melalui telepon selularnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :