Rekomendasi

Pandemi Covid-19, Satu PDP Perserta Ijitima Asal Karanganyar Meninggal Dunia

Jumat, 10 April 2020 : 16.11
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Satu pasien dalam pengawasan (PDP)  warga  Kecamatan Mojogedang, meninggal dunia di RSU Moewardi, Jumat (19/04/2020) pagi. 

Almarhum  merupakan salah satu peserta yang mengikuti Ijtima’ Ulama  di Gowa, Sulawesi Selatan dan baru kembali ke Karanganyar pada tanggal 25 Maret 2020 lalu dengan menggunakan kapal laut bersama 10 orang rekannya.

Pantauan hariankota.comjenazah almarhum yang berangkat dari RS Moewardi, langsung menuju ke pemakaman desa setempat, sekitar pukul10.20 Wib tanpa disemayamkan di rumah duka.

Seluruh proses pemakaman dilakukan sesuai dengan protokol penanganan pasien Covid-19. 

Disi lain, jalur yang digunakan oleh mobil  jenazah miilik Rs Moewardi yang membawa almarhum, langsung disemprot disinfektan.

Proses pemakaman dilakukan sepenuhnya oleh petugas dari RSU Moewardi dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Dalam prosesi pemakaman tersebut, di lokasi makam juga terpasang garis polisi.

Pelaksana tugas (Plt) DKK Karanganyar, Purwanti, ketika dikonfirmasi hariankota.com serta awak media lain, Jumat (10/04/2020) membenarkan jika almarhum merupakan PDP, namun hasil uji Sweb, belum keluar.

Menurut Purwanti, almarhum yang pulang dari Gowa pada tanggal 25 Maret 2020 lalu, langsung menjalani screning di Puskesmas Mojogedang. Saat itu, almarhum mengalami batuk pilek. Selama berada di rumah, almarhum juga telah melakukan isolasi mandiri.

Dijelaskan Purwanti,  pada tanggal 29 Maret 2020, almarhum selain mengalami batuk pilek, juga mengalami sesak nafas. Almarhum kemudian langsung diisolasi di RSUD Karanganyar. 

Setelah menjalani perawatan, ujar Purwanti, almarhum langsung dirujuk ke RS Moewardi dan dinyatakan meninggal dunia  pada hari Jumat (10/04/2020).

“ Almarhum merupakan PDP yang dirujuk dari RSUD Karanganyar ke RS Moewardi. Saat  dirujuk, almarhum mengalami batuk pilek dan sesak nafas,” jelas Purwanti.

Purwanti menambahkan, pihaknya juga telah melakukan tracking terhadap keluarga dan warga sekitar, yang pernah kontak dengan almarhum. Dan saat ini, telah melakukan isolasi mandiri di bawah pengawasan bidan Desa, Puskesmas serta pihak pemerintah desa.

Sementara itu, Camat Mojogedang, Eko Joko Iswanto, kepada hariankota.com, menyatakan dengan meninggalnya satu PDP tersebut, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap warga dan keluarga yang pernah kontak dengan almarhum, dan segera melakukan isolasi mandiri.

“ Kita akan pantau keluarga dan warga yang pernah kontak. Kita himbau untuk melakukan isolasi mandiri,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, puluhan warga Karanganyar, mengikuti Ijtima’ Ulama di Gowa Sulawesi Selatan. Sebanyak 66 orang pulang terlebih dahulu dan langsung menjalani screning. Sedangkan almarhum, bersama 10 orang lainnya, pulang belakangan dengan menggunakan kapal laut.


Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Mahardika


Share this Article :