Rekomendasi

Pekan Depan, Penumpang dari Luar Kota Serang akan Dikarantina

Kamis, 09 April 2020 : 19.11
Published by Hariankota
SERANG - Pekan depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan karantina terhadap penumpang angkutan umum dari luar daerah.

Selain itu, pembatasan angkutan umum yang masuk ke Kota Serang pun akan diberlakukan. Hal ini dinilai sebagai langkah tepat dalam pencegahan penularan Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Maman Luthfi mengatakan, rencananya hal tersebut mulai dilaksanakan pada pekan depan, dengan membuka posko di beberapa titik.

"Minggu depan pelaksanaan dan sudah komunikasi dengan Polda. Posko sudah kami gambar, rencananya di Patung Debus, Terminal Pakupatan, Sempu Cipocok Jaya dan Kepandean," ujarnya, Kamis (9/4/2020).

"Komunikasi tahap awal sudah, dengan Kasatlantas rencana isolasi penumpang yang dari luar ke Kota Serang. Itu pun sudah disetujui dan diapresiasi," tambahnya.

Dikatakan Maman, Dishub Kota Serang sudah melakukan beberapa hal dalam pencegahan Covid-19. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kendaraan dan kesehatan terhadap penumpang dari luar daerah, mulai keluar pintu tol Serang Timur semua penumpang, khususnya angkutan umum diminta untuk turun.

"Kalau dari kami, keluar tol Serang Timur sudah dprotek, bahwa setiap penumpang dari Jakarta harus turun, dan diperiksa kendaraannya. Kemudian, Terminal Pakupatan semua yang dari luar diperiksa, termasuk penumpangnya. Bila hasil pemeriksaan ada yang kurang sehat, itu harus diisolasi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, bila pihaknya diundang oleh Dishub Kota Serang terhadap penerapan pembatasan kendaraan dan karantina penumpang yang masuk ke Kota Serang. "Tim kami yang diundang. Dan hari ini beliau (Kadishub) sudah melakukan penyemprotan di Pasar Rau, terminal, angkot, dan mengajukan pembatasan kendaraan dari luar," katanya.

Budi menambahkan, apabila pembatasan dan karantina tersebut ingin diterapkan di Kota Serang, harus ada koordinasi dengan Polres Serang Kota sebagai pemegang wilayah hukum. "Iya, tapi harus kordinasi juga dengan Polres. Kalau Walikota memang sudah setuju, tapi dia (Walikota) juga masih menunggu komunikasi dengan Polres," tuturnya.


Reporter: Wasli
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi



Share this Article :