Rekomendasi

Permintaan Maaf Pemilik Kos, Bantah Usir Tiga Perawat

Selasa, 28 April 2020 : 20.17
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Pemilik rumah kos di Desa Kwarasan, Grogol, Sukoharjo yang viral dikabarkan telah mengusir tiga perawat RSUD Bung Karno, Solo dari kamar kosnya meminta maaf.  

Siti Mutmainah (55), membantah telah mengusir tiga perawat tersebut. Yang dilakukannya hanya menghimbau tanpa ada pemaksaan dengan pertimbangan demi kesehatan sang suami yang memiliki riwayat penyakit serius.

“Sebelumnya, kami tidak ada masalah dengan mereka. Tapi sejak RSUD Bung Karno Solo jadi RS rujukan Covid-19, suami saya menjadi takut. Ia meminta saya untuk mengimbau agar mereka mencari kos lain,” kata Siti kepada hariankota.com, Selasa (28/4/2020).

Ia mengaku dengan berat hati menyampaikan apa yang menjadi kekhawatiran suaminya tersebut. Melalui pesan Whatsapp (WA), ia meminta dengan baik-baik agar tiga perawat berinisial I, R dan S itu bersedia pindah kos.

"Ini saya lakukan karena terpaksa demi keamanan serta untuk kebaikan bersama, dalam hal ini demi kesehatan suami saya," ujarnya.

Siti tak menyangka jika peristiwa kepindahan ketiga perawat dari rumahnya pada Jumat (24/4/2020) lalu menjadi bahan pembicaraan di media sosial dengan narasi pengusiran.

"Setelah berkemas, sebagian barangnya dikirim dengan ojek online. Sorenya diambil dengan ambulan serta mobil Elf dari RSUD Bung Karno karena dari perwakilan pihak rumah sakit menyampaikan ketiganya diberikan tempat di mess rumah sakit," tutur Siti.

Diketahui, video saat tiga perawat berkemas hendak pindah yang diunggah akun instagram RSUD Bung Karno, rupanya telah membuat warganet heboh hingga memicu berbagai komentar bernada prihatin.

“Kami dari keluarga diwakili bapak pada saat itu, sudah meminta maaf kepada ketiga perawat maupun manajemen RSUD Bung Karno. Jadi, sebenarnya tidak ada maksud dari kami untuk mengusir mereka, pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :