Rekomendasi

Sebanyak 10 Orang Kluster Gowa di Karanganyar Diisolasi

Kamis, 30 April 2020 : 17.32
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sebanyak 10 dari 18 warga Karanganyar yang mengikuti Ijtima’ Dunia Wilayah Asia yang diselenggarakan di Gowa beberapa waktu lalu, menjalani perawatan dan diisolasi di sejumlah rumah sakit.

Sedangkan 8 orang ainnya, saat ini, masih dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing sambil menunggu ruang perawatan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, usai rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap LKPJ bupati tahun anggaran 2019, Kamis (30/04/2020).

Kepada hariankota.com, mengatakan, berdasarkan hasil Rapid test, ke 18 warga yang berasal dari berbagai Kecamatan tersebut, hasilnya reaktif.

“ Karena hasilnya reaktif, maka kita lakukan isolasi di rumah sakit. Agar mereka nyaman dan penanganan bisa lebih intensif lagi, sambil menunggu pelaksanaan swab test. Saat ini ada sepuluh orang yang menjalani perawatan, sedankan delapan lainnya sedang kita upayakan mencari ruangan perawatan. Kita semua beharap, hasl swab test hasilnya negative,” ujar bupati.

Sedangkan untk peserta Ijtima’ lainnya, terus kita lakukan pemantauan oleh Satgas Penanggulngan Covid-19 di masing-masing desa atau tempat tinggal mereka.

“ Mereka yang mengikuti Ijtima’ ersebut kan sudah kita lakukan pendataan. Mereka terus kita pantau,” kata bupati.

Ditambahkan bupati, untuk warga Gajahan, yang sebelumnya dinyatakan positif, berdasarkan hasil swab kedua, dinyatakan negatif. 

Dengan demikian, ujar bupati, hingga saat ini, sudah ada 2 warga yang dinyatakan sembuh, 3 warga meninggal dunia serta 12 orang dalam perawatan medis.

“ Hasil swab test kedua terhadap salah satu dosen perguruan tinggi swasta yang berada di Desa Gajahan, hasilnya neatif. Dengan demikian, isolasi yang dilakukan terhadap warga sekitar, sudah berakhir,” tandas bupati.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :