Rekomendasi

Sekwan Tangsel Akui Kunker Sudah Sesuai 'Aturan Main', Pengamat: Tidak Etis

Minggu, 12 April 2020 : 17.00
Published by Hariankota
TANGSEL - Sekretaris DPRD Kota Tangerang Selatan (Sekwan Kota Tangsel) Chaerul Soleh memastikan bahwa kunjungan kerja atau kunker yang dilakukan oleh para anggota Fraksi PDIP dan lainya di tengah wabah Corona atau Covid-19 telah mengikuti 'aturan main' dari Badan Musyawarah (Bamus).

"Badan musyawarah adalah badan yang tertinggi setelah sidang paripurna Bamus dan itu diputuskan berdasarkan rapat Bamus yang dilakukan bersama-sama dengan anggota Bamus dan Ketua, Wakil Ketua," saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/4/2020).

Chaerul juga menambahkan bahwa untuk ranah kunker merupakan urusan internal Bamus yang berhak menentukan apakah kunker tersebut berjalan atau tidak.

"Kalau PNS kan sesuai dengan surat edarannya Walikota, kita tidak boleh jalan, artinya melakukan kunjungan kerja pun tidak boleh," kata Chairul.

Diketahui, DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menjadi sorotan setelah masih ada anggotanya yang melakukan kunjungan kerja atau kunker ditengah wabah Corona atau Covid-19. Ialah Fraksi PDIP Perjuangan yang didapati melakukan kunker ke luar kota di tengah pandemik ini.

Kegiatan kunker fraksi PDIP DPRD Tangsel ini sendiri awalnya dikemukakan oleh Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Tb. Bayu Murdani yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel 2014-2019 saat menyambangi ke ruang Fraksi PDIP, namun tidak ada satupun anggota yang berada di ruangan.

Kunker tersebut mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak, salah satunya Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah. Trubus menyesalkan kunker yang dilakukan oleh para legislator, ditengah wabah corona.

"Menurut saya (Kunker yang Anggota PDI Perjuangan) melukai masyarakat Tangsel itu sendiri. Masyarakat yang kondisinya saat ini  yang panik soal pandemik. Itu (menjadi anggota DPRD) kan dia duduk disitu pilihan dari dapilnya. Itu keringat dari pada masyarakat yang saat ini lagi panik. Itu tidak etis," kata Trubus, Minggu (12/4/2020).



Reporter: Arie Kristianto
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Gunadi


Share this Article :