Rekomendasi

Seluruh Tenaga Medis Perawat Pasien Covid di Banten Dalam Keadaan Sehat

Jumat, 10 April 2020 : 02.00
Published by Hariankota
SERANG - Tenaga medis yang berjuang di garda terdepan menyelamatkan nyawa pasien covid-19 di Provinsi Banten, hingga kini masih dalam kondisi sehat.

Dimana, berdasarkan Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), tercatat ada 24 dokter yang gugur saat berjuang menyembuhkan para pasien yang terpapar.

"Sementara di Banten, Insha Allah belum ada laporan mengenai dokter dari IDI Banten yang terpapar covid 19," kata Ketua IDI Banten, Budi Suhendar, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Kamis (9/4/2020).

Dia berharap, tidak ada lagi tenaga medis, baik dokter, perawat hingga tenaga penunjang yang meninggal karena terpapar covid-19. Karena menurutnya, mencari penggantinya tidaklah mudah.

Karena itu, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para pejuang medis, pemerintah diharapkan terus memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), vitamin, makanan penunjang dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Bahwa APD sangat diperlukan tenaga medis yang ada di kini depan, yang merawat dan menindaklanjuti pasien dan juga dibutuhkan tenaga medis yang lain, yanf melindungi dokter, merawat pasien tersebut. Dibutuhkan juga bagi tenaga yang membersihkan ruangan itu, tenaga penunjang," terangnya.

Hingga kini, IDI Banten masih terus menggalang bantuan dari pihak manapun, untuk memenuhi APD bagi tenaga medis dan tenaga penunjang di rumah sakit rujukan covid-19. Sehingga kondisi kesehatannya selalu terjaga. Kebutuhan mendesak yakni berupa hazmart, masker, hingga sarung tangan.

"Terutama di Puskesmas, karena ketersediaan mereka sangatlah terbakar. Jika pun ada, tidak akan mencukupi untuk kebutuhan waktu yang panjang dalam penanganan virus Corona di Banten," tuturnya.

"Kalau saya tidak berharap teman-teman terpapar virus ini, sehingga diharapkan semua fasyankes memahami benar penting nya pengadaan APD ini terhadap seluruh yang turut menangani covid 19. Secara keseluruhan, ada yang punya APD tapi kecukupan jangka waktu yang lama bisa terganggu, apabila pengadaan APD ini langka," jelasnya


Reporter: Wasli
Penulis: Arie Kristianto
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :