Rekomendasi

Sepi Pesanan, Perusahaan Ini Beralih Produksi APD

Sabtu, 04 April 2020 : 18.17
Published by Hariankota

KARANGANYAR - Mewabahnya virus corona (Covid-19) tidak membuat  PT Cartenz Adventure yang berada di Dusun Jumog, Desa Jaten, Kecamatan Jaten, harus smenghentikan sementara produksinya. 

Tidak patah arang,   perusahaan  yang memproduksi jaket dan tas ini, terus berusaha eksis,  meski harus mengurangi sejumlah karyawannya.

Akibat sepinya pemesan, perusahaan  yang sebelumnya memiliki 90 karyawan, harus mengurangi hampir 50 persen karyawannya.

Usaha pun beralih dengan membuat alat pelindung diri (APD) yang digunakan petugas kesehatan dalam menangani pasien Covid-19, di berbagai rumah sakit rujukan
Yuis Setiawan, salah satu managemen PT Cartens Adventure, kepada hariankota.com serta awak media lain, Sabtu (04/04/2020) mengatakan, saat wabah Covid-19, perusahaan dihadapkan pada pilihan, tetap berlanjut atau melakukan PHK terhadap seluruh karyawan. 

Setelah melalui berbagai pertimbangan, jelasnya, managemen mengambil sikap, perusahaan tetap jalan dan beralih memproduksi APD.

Menurutnya, pengurangan karyawan terpaksa harus dlakukan. Dari 90 karyawan, saat ini hanya tinggal 50 orang,  dan karyawan inilah,  yang memproduksi APD yang mulai dilakukan pada hari Senin (30/03/2020) lalu.

“ Kita menghentikn sementara produk dan beralih ke pembuatan APD,  karena sepi pesanan. Kita juga harus tetap eksis meski ada karyawan yang diliburkan dulu. Usaha kemudian kita alihkan ke pembuatan APD,” ujarnya.

Untuk pembuatan APD sendiri, kata dia, tanpa persiapan dan hanya mengandalkan bahan baku yang ada di pasaran. 

Meski demikian, pada saat mulai produksi, sudah menerima pesanan dari sejumlah perusahaaan. Sedangkan untuk harga, bervariatif mulai harga Rp60000 hingga Rp80000 per satu APD.

Untuk APD dengan bahan biasa, Yuis mengungkapkan dibanderol dengan harga Rp60.000 tanpa pelindung wajah, serta Rp70.000 dengan pelindung wajah. 

Sedangkan untuk bahan dasar parasut, dijual dengan harga Rp70.000 tanpa pelindung wajah dan Rp80.000 yang dilengkapi dengan pelindung wajah.

“ Kita sudah menerima pesanan dari sejumlah perusahaan yang nantinya akan didonasikan ke sejumlah rumah sakit. Seperti rumah sakit di Karanganyar, Solo, Jakarta dan Palembang,” terangnya.

Ketika disinggung apakah ADP ini telah sesuai dengan standar atau tidak, Yuis menegaskan, jika APD yang diproduksi telah memenuhi standart. Pasalnya, sebelum memulai produksi, pihaknya telah melakukan konsultasi kepada sejumlah rumah sakit.

“ ADP yang kami produksi telah sesuai standart, sebagaimana yang direkomendasikan oleh para perawat, tim dokter Moewardi Solo dan tim dokter  rumah sakit Kariadi Semarang,” tandasnya.
Ditambahkannya, saat ini, PT Cartens Adventure, baru dapat memproduksi  sebanyak 500  APD per hari.

“ Recananya kita akan kita produksi sebanyak  1000 samai 2000 per hari, dan akan kita jual bebas. Kita semua berharap agar wabah Covid-19 ini segera berakhir, ” pungkasnya.

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi
 


Share this Article :