Rekomendasi

Uang Remunerasi Tenaga Pendidik Hingga Dosen UNS Dipotong Tangani Corona

Sabtu, 11 April 2020 : 20.30
Published by Hariankota
SOLO - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho secara resmi mengumumkan hasil sumbangan yang dihasilkan dari potongan remunerasi citivitas akademik.

Menurut Jamal, dalam waktu dua hari, sumbangan yang berhasil terkumpul dari potongan remunerasi itu sebesar Rp 965.959.220.

Selanjutnya hasil sumbangan itu selain untuk membantu mahasiswa UNS yang tak bisa pulang kampung, pegawai dilingkungan kampus, juga untuk membantu masyarakat sekitar UNS yang terkena dampak dari Pandemi Covid-19.

"Kami beritahukan bahwa sumbangan dari uang makan yang akan dipotong dari remunerasi UNS diperoleh dari Tenaga Pendidik (Tendik) sebesar Rp 282.663.220 dan dari para Dosen Rp 683.296.000,  Jumlah Rp 965.959.220. Kami segera menyalurkan sumbangan tersebut,"papar Jamal melalui pesan elektronik pada hariankota.com, Sabtu (11/4/2020).

Menurut Jamal, UNS harus hadir untuk mahasiswa yang masih berada di solo. Tak hanya itu, UNS pun hadir di lingkungan sekitar masyarakat area UNS.

"Dan jika ada karyawan UNS yang perlu kita bantu sebagai dampak dari pandemi covid,"terangnya.

Sedangkan mekanismenya ungkap Jamal, mahasiswa UNS yang berasal dari luar dan masih berada di sekitar kampus, untuk segera mendaftarkan diri ke sistem yang telah dipersiapkan oleh UNS.

Selanjutnya, Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni langsung melakukan verifikasi dan mengajukan pada rektor III. Apabila data yang diajukan itu disetujui, Wakil Rektor III langsung mengeksekusi dengan mentransfer langsung ke masing-masing bank yang dimiliki mahasiswanya.

"Kita punya data dimana dan dari mana mahasiswa UNS sekarang ini. Mahasiswa yang masih dilingkungan UNS. Mahasiswa yang berasal dari luar solo mendaftarkan ke sistem (yang telah disiapkan). Lalu wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni ( WD III) memverifikasi. Jika sudah disetujui, wakil rektor III mengeksekusi dengan tranfer ke masing-maaing bank,"terangnya.

Untuk sementara, bantuan yang diambil dari remunerasi ini akan diterapkan untuk bulan ini saja. Namun jika masih diperlukan, tak menutup kemungkinan bulan selanjutnya akan diterapkan lagi.

"Bulan ini saja dulu.Jika masih perlu Mei kita coba lagi,"pungkasnya.


Reporter: Akbar Nugraha
Penulis: Akbar Nugraha
Editor: Akbar Nugraha

Share this Article :