Rekomendasi

Barak Dalmas Resmi Untuk Karantina, Lima OTG Covid-19 Jadi Penghuni Perdana

Senin, 11 Mei 2020 : 17.49
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Setelah menunggu beberapa waktu, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo akhirnya resmi menggunakan Barak Dalmas Polres Sukoharjo sebagai Rumah Sehat tempat karantina kasus virus korona (Covid-19).

Barak yang berada di Kelurahan Mandan, Kecamatan / Kabupaten Sukoharjo ini khusus menampung Orang Tanpa Gejala (OTG)terkonfirmasi positif korona dalam kondisi sehat, namun tak memungkinkan isolasi mandiri dirumah.

Informasi yang didapat hariankota.com, sedikitnya lima OTG positif Covid-19 akan dijemput dari rumah masing - masing untuk dibawa ke Rumah Sehat guna menjalani karantina selama 14 hari.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya usai peresmian, Senin (11/5/2020) menyebut, lima OTG tersebut tiga dari wilayah Kecamatan Kartasura dan dua dari Kecamatan Grogol. Penjemputan dilakukan menggunakan mobil ambulance dengan pengawalan TNI-Polri.

“Penjemputan dilakukan bertahap. Untuk hari ini ada lima orang dari Kartasura dan Grogol. Kalau ada yang ngeyel (menolak-Red) tidak mau, akan dijemput paksa,” kata Bupati.

Jemput paksa terpaksa dilakukan karena masih ada warga terkonfirmasi positif namun tetap melakukan aktivitas diluar rumah. Wardoyo mengaku mendapat laporan ada yang tidak patuh menjalani isolasi mandiri.

"Ini membuat resah masyarakat di lingkungannya. Untuk itu, dengan dilakukan karantina di Rumah Sehat diharapkan tidak terjadi penyebaran ke masyarakat lainnya," ujarnya.

Dandim 0726 / Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa yang juga hadir menambahkan, evakuasi atau penjemputan OTG positif korona melibatkan semua unsur dalam Gugus Tugas Covid-19.

“Dengan karantina di Rumah Sehat maka tidak memiliki potensi penularan pada warga lainnya, tidak ada maksud lain. Juga sebagai antisipasi keresahan dan perasaan was-was masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :