Rekomendasi

Bupati Karanganyar Ancam Berhentikan PKL Jika Langgar Standar New Normal

Kamis, 28 Mei 2020 : 21.10
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Juliyatmono tegaskan beri sanksi pada seluruh Pedagang Kaki Lima PKL yang berada di Kabupatn Karanganyar. Sanksi tegas bervariasi mulai dari minta maaf hingga dilarang berjualan seminimnya satu hari, tiga hari, seminggu.

Bahkan jika ditegur tetap saja berbuat kesalahan berkali-kali dan tidak ada niatan baik maka sanksi supertegas dilarang berjualan selamanya.

Penegasan itu disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat lakukan sidak PKL Taman Pancasila dan Alun-Alun Karanganyar Kamis malam (28/05/2020).

"Kepada semua warga Karanganyar mohon dimengerti dipahami ya bahwa ini kita memasuki era tatanan baru atau new normal, sehingga segalanya diatur mengacu pada ketatnya protokoler kesehatan" ujarnya.

Untuk itu Juliyatmono menghimbau agar mulai minggu depan tidak ada lagi pelanggaran standar operasional SOP New Normal. "Sanksinya sudah jelas mulai mohon maaf dan diberhentikan jualan untuk sementara waktu hingga selamanya" tegasnya.

Bupati juga menegaskan kepada seluruh pengunjung di tempat PKL dan tempat umum mematuhi SOP New Normal yang per kemarin sudah langsung up date diberlakukan di Karanganyar. "Ingat ya sekarang tatanan sudah berbeda dari sebelumnya mari kita semua peduli untuk mengikutinya" tambahnya.

Sementara para PKL mengaku siap menaati SOP New Normal itu yakni mulai menyediakan fasilitas cuci tangan, masuk area harus bermasker dan jaga jarak.

Meskipun detail aturan lainnya banyak PKL yang belum paham, tapi standar minimal protokoler kesehatan sudah banyak yang paham.

"Kami selalu bawa kartu PKL dan selalu terapkan cuci dan masker serta jaga jarak" kata Sunarmi salah satu PKL Taman Pancasila Karanganyar di sela Sidak Bupati.


Reporter: Beny Suryanto
Penulis: Beny Suryanto
Editor: Gunadi


Share this Article :