Rekomendasi

Meski Diumumkan Secara Online, Para Pelajar Ini Nekad Konvoi

Sabtu, 02 Mei 2020 : 21.26
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Meskipun Pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) dilakukan secara online, Sabtu (02/05/2020),  namun masih sajapara pelajar di Karanganyar ini melakukan aksi konvoi untuk merayakan kelulusan.

Informasi yang dihimpun,sejumlah  pelajar, dengan menggunakan sepeda motor, diamankan Sat Lantas Polres Karanganyar di sejumlah lokasi.

Dengan seragam penuh coretan serta sepeda motor dengan knalpot brong, para pelajar ini melakukan konvoi di seputaran Tawangmangu.

“ Konvoi sepeda motor ini sangat mengganggu mas. Apalagi saat ini bulan Ramadhan dan sedang terjadi wabah Covid-19. Kami berharap agar aparat kepolisian segera mengambil tindakan,” ujar Agus, salah satu pengguna jalan, Sabtu (02/05/2020).

Disisi lain, Sat Lantas Polres Karanganyar, menerima informasi  konvoi sepeda motor yang dilakukan oleh para pelajar ini, langsung melakukan penyekatan dan berhasil mengamankan sejumlah peserta konvoi. Sepeda motor yang tidak memeiliki perlengkapan standar, langsung diamankan.

Kasat lantas Polres Karanganyar, AKP  Dewi Endah Utami, mengatakan,  telah memberikan himbauan kepada seluruh pelajar untuk tidak melakukan konvoi sepeda motor saat merayakan kelulusan dan tetap berada di rumah masing-masing.

“ Sebelumnya kami dari sat Lantas Polres Karanganyar, telah memberikan himbauan kepada para pelajar ini, agar tetap berada di rumah dan tidak melakukan konvoi kendaraan. Jika memang nekad, kami tetap memngambil tindakan tegas. Kendaraan yang tidak sesuai aturan atau standar, kami amankan,”  kata Kasat Lantas.

Disisi lain, pengumuman kelulusan hasil ujian nasional (UN) tahun 2020 ini, dilakukan secara online. Kepala SMK Rencana Kelulusan sekolah SMKN Jenawi , Sri Eka Lelana, ketika dihubungi awak media melalui telepon selularnya,mengatakan,  pengumuman kelulusan dilaksanakan secara online pd hari Sabtu, 2 Mei 2020 mulai pukul 17.00 WIB.

“ Untuk tahun ini,pengumuman dilakukan secara online. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya konvoi lulusan oleh siswa sehingga menimbulkan kerumunan siswa. Jika memang ada siswa yang nekad, nanti aparat kepolisian yang mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Dijelaskannya,  untuk tahun ini, bersamaan dengan pandemik covid-19, seluruh siswa dinyatakan lulus, meskipun tidak mengikuti ujian nasional. 

Reporter: Iwan Iswanda
Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Rahayuwati


Share this Article :