Rekomendasi

Ramadhan Ditengah Corona, 196 Masjid di Solo Abaikan SE Kemenag

Sabtu, 09 Mei 2020 : 16.33
Published by Hariankota
SOLO - Sejumlah masjid di Kota Solo tercatat tak mematuhi himbauan Kementerian Agama (Kemenag) tentang peniadaan salat berjamaah selama pandemi virus korona ( Covid-19), termasuk salat tarawih Ramadhan.

Data yang didapat hariankota.com dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Solo, tercatat sebanyak 196 masjid di Kota Bengawan  diketahui masih mengelar salat berjamaah dan salat tarawih.

Kepala Kemenag Solo, Musta'in Ahmad mengatakan, pihaknya telah meminta sebagai upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19, kegiatan peribadatan dan keagamaan di rumah ibadah untuk sementara ditiadakan.

"Ini sesuai dengan surat edaran (SE) Kemenag Nomor: 941/KK.11.31/02/BA.00/2020 tentang Ibadah Ramadhan 1441 H/2020 M," katanya kepada awak media, Sabtu( 9/5/2020).

Di Solo, menurutnya, total ada 706 masjid yang terdata. Dari jumlah sebanyak itu, ternyata 196 masjid diantaranya tak patuh terhadap himbauan terkait physical dan social distancing, yakni tetap mengadakan salat tarawih berjamaah.

"Seharusnya masyarakat mematuhi SE Kemenag sebagai salah satu cara memutus rantai penyebaran korona dengan mencegah terjadinya kerumunan massa. Ini perlu kami ingatkan kembali," ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini jika dirata-rata, masjid di Kota Solo yang masih menggelar ibadah berjamaah jumlahnya ada 30-40 masjid per kecamatan.

Sementara untuk rumah ibadah lainnya, Musta'in menyebut sudah mematuhi aturan.

"Sesuai aturan pelaksanaan ibadah puasa selama Covid-19, sahur di rumah, buka puasa di rumah, tadarus di rumah, taklim di rumah, dan tarawih juga dilaksanakan di rumah. Kemudian salat Jum'at juga diganti salat Dhuhur," imbuhnya.

Menurutnya, salat lima waktu dan tarawih masih bisa dilakukan dari rumah. Agama Islam tidak melarangnya. Hadis dan ayat dalam Al-Qur'an juga menjelaskan soal itu.

"Jadi (SE Kemenag) jangan dibenturkan dengan agama terkait imbauan ibadah di rumah,” imbuhnya.

Diantara masjid yang meniadakan ibadah salat berjamaah selama pandemi Covid-19, yakni Masjid Agung Keraton Surakarta yang berada di alun - alun utara. Ramadhan kali ini kegiatan yang mengundang massa, seluruhnya ditiadakan.

"Untuk sementara Masjid Agung dalam kondisi meniadakan kegiatan yang mengundang massa. Antara lain, sholat Jumat, tarawih bersama, buka bersama, sahur bersama, dan iktikaf," tegas Ketua Takmir Masjid Agung, Muhtarom saat dihubungi terpisah.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :