Rekomendasi

Tagih Pembayaran Gaji, Puluhan Buruh Hanya Dapat Janji

Jumat, 22 Mei 2020 : 18.03
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Puluhan buruh garmen CV. Pi Xiu di Desa Jati, Gatak, Sukoharjo harus menerima kenyataan pahit. Dirumahkan mendekati Lebaran, gaji mereka selama dua bulan, Maret dan April juga belum di bayar.

Berulang kali dialog mediasi (Bipartit), namun tak juga membuahkan hasil. Hanya janji - janji yang didapat setiap kali bertemu dengan pimpinan perusahaan yang dikenal juga mempunyai banyak cabang usaha.

Kali ini dengan pengamanan polisi, sebuah pertemuan mediasi kembali dilakukan. Direktur CV. Pi Xiu bernama Hariyanto, dihadapan perwakilan buruh yang didampingi advokat Badrus Zaman kembali berjanji melalui surat kesanggupan bermaterai.

"Jika surat kesanggupan ini nanti diingkari, jelas merupakan pelanggaran hukum. Maka kami siap menempuh jalur hukum," kata Badrus kepada hariankota.com usai pertemuan mediasi, Jum'at (22/5/2020).

Dalam surat itu disebutkan bahwa pembayaran hak buruh atau karyawan akan dibayarkan pada 30 Juli 2020 mendatang pada pukul 15.00 WIB. Besaran gaji yang dibayar menyesuaikan status karyawan.

“Mengacu pada hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, maka pengusaha harus memenuhi tanggung jawabnya apapun yang terjadi,” kata Badrus

Menurut pria yang juga Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila (PP) MPC Solo ini, sistem pengupahan telah diatur dalam Pasal 90 UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK).

"Jadi, pengusaha jangan berlindung dibalik bencana wabah Covid-19 sebagai alasan untuk lari dari tanggung jawab. Mereka sudah menangguk untung sebelum wabah ini terjadi," imbuhnya.

Salah satu karyawan yang gajinya belum dibayar, Alisia Gandhi (38) mengatakan, semula perusahaan menjanjikan akan membayarkan gaji sebesar 50% dulu, namun tak terealisasi.

"Pernah akan diberi separo dulu, tapi tidak ada realisasinya. Terus janji lagi Senin depan, tapi syaratnya harus masuk kerja dulu. Ya kami tidak mau,” pungkasnya


Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :