Rekomendasi

Tuntut Pembayaran Gaji, Unjuk Rasa Karyawan Tyfountex Dihalau Polisi

Rabu, 13 Mei 2020 : 16.59
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Seratusan massa karyawan PT Tyfountex Indonesia yang sedang melakukan unjuk rasa menuntut pembayaran gaji didepan pintu masuk pabrik di Desa Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (13/5/2020), dihalau polisi.

Pantauan hariankota.com, untuk mencegah terjadinya kerumunan, peserta unjuk rasa diminta oleh polisi membubarkan diri mematuhi physical distancing ditengah pandemi korona (Covid-19).

Sebagai gantinya penyampai aspirasi, akhirnya lima karyawan ditunjuk melakukan pertemuan dengan pihak manajemen pabrik dibawah pengamanan ketat aparat kepolisian dari Polres Sukoharjo.

"Ini sebenarnya bukan mau unjuk rasa, kami hanya mau menanyakan soal gaji. Sejak sebagian dirumahkan akhir April lalu, gaji yang seharusnya di bayar awal Mei hingga sekarang belum dibayar," kata Sri Mardiyanti (40) salah satu karyawan asal Klaten.

Ia mengatakan, pasca melakukan PHK bertahap terhadap karyawan di bagian produksi tekstil, PT Tyfountex masih beroperasi tapi hanya dibagian garmen dengan menyisakan sekira 1.200 karyawan.

"Sekarang yang bagian garmen tinggal sekira 600 orang, karena yang lain mulai dirumahkan secara bertahap. Ini padahal sudah mau Lebaran tentu kami butuh gaji itu," ujarnya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, yang langsung memimpin pengamanan mengatakan, pihaknya terpaksa membubarkan unjuk rasa untuk menghindarkan dari potensi penularan virus korona.

"Kami memberikan pemahaman kepada para karyawan untuk menunjuk perwakilan saja guna melakukan pertemuan Tripartit. Dari buruh melalui serikat pekerja, Disnaker Sukoharjo dan manajemen pabrik kami minta bertemu," tutur Kapolres.

Sebagai bentuk kepedulian, Polres Sukoharjo secara spontan membagi - bagikan bantuan sembako kepada karyawan yang berada dilokasi unjuk rasa sebelum membubarkan diri.

"Kami berikan bantuan sembako, karena mereka juga terdampak atas terjadinya pandemi virus korona ini," pungkas Kapolres.


Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :