Rekomendasi

Bawaslu : Maju Pilkada, KASN Minta Sekda Sukoharjo Cuti

Kamis, 18 Juni 2020 : 17.44
Published by Hariankota
SUKOHARJO – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan surat rekomendasi perihal temuan pelanggaran netralitas aparat sipil negara (ASN) atas nama Agus Santosa (AS) yang menjabat Sekda Kabupaten Sukoharjo.

Surat rekomendasi tersebut menyatakan pemberian sanksi hukuman disiplin sedang dan memerintahkan kepada yang bersangkutan agar melaksanakan cuti jika mengikuti kontestasi Pilkada Desember 2020 mendatang.

Cuti dimaksud di luar tanggungan negara terhitung mulai tanggal terbitnya surat tugas dari partai politik untuk mengikuti pemilihan kepala daerah agar tidak terjadi konflik kepentingan.

Hal itu disampaikan Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih kepada hariankota.com saat berkunjung ke Kantor Bawaslu Sukoharjo, Kamis (18/6/2020) sore.

"Keluarnya rekomendasi KASN tersebut menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu Sukoharjo beberapa waktu lalu," jelas Sri.
Dari penelusuran Bawaslu Sukoharjo didapati dugaan pelanggaran netralitas ASN. Dan dalam proses pendalaman, ditemukan adanya pelanggaran terhadap UU ASN sehingga direkomendasikan ke KASN untuk ditindaklanjuti.

Adapun materi rekomendasi yang dikeluarkan KASN kepada AS berupa sanksi disiplin, karena yang bersangkutan melakukan pendekatan dan pendaftaran diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sukoharjo.

Yang bersangkutan juga diketahui membiarkan alat peraga sosialisasi pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo yang disingkat E-A dimana ada foto dirinya dalam bentuk baliho, spanduk, dan rontek sebanyak 668 buah terpasang di 12 Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.

Selain itu, AS juga membiarkan kegiatan sosialisasi pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo E-A kepada masyarakat yang terdapat alat peraga sosialisasi di berbagai lokasi kegiatan, antara lain di kegiatan resmi pemerintahan Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 26 September 2019 di Pendopo Graha Satya Praja.

"Kami mengapresiasi atas keluarnya rekomendasi untuk kasus pelanggaran netralitas ASN tersebut. Dan perlu kami tegaskan bahwa ASN harus tetap menjaga netralitas dan tak berpolitik dalam momentum pilkada 2020," tegas Sri.

ASN diminta harus lebih mementingkan kepentingan publik dan pelayanan masyarakat daripada sibuk untuk melakukan sosialisasi diri untuk meraih kekuasaan politik.

'Selain AS, KASN juga sudah mengeluarkan rekomendasi kepada puluhan ASN lain di beberapa Kabupaten/Kota di Jateng salah satunya adalah GW, Sekda Kabupaten Semarang," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Mahardika

Share this Article :