Rekomendasi

Besok, Ditengah Dilema Bupati Launching Pembukaan Kembali Obyek Wisata

Senin, 15 Juni 2020 : 17.53
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono akan melaunching pembukaan kembali obyek wisata Di Karanganyar namun situasinya masih dilematis.

Pasalnya disatu sisi Bupati menegaskan bahwa masuki new normal atau semangat baru setelah wabah Covid 19 maka akan dibuka lagi hampir semua sektor termasuk pariwisata, namun masih banyak obyek wisata besar yang belum berani buka.

Alasannya karena masih menunggu izin vertikal dari pusat yakni obyek wisata yang tanahnya milik Perhutani ataupun milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA sehingga disinyalir kurang menarik bagi wisatawan berkunjung Ke Karanganyar.

Kadinas Pariwisata Pemkab Karanganyar Titis Sri Jawoto mengatakan sebenarnya secara prinsip regulasi pihaknya mengizinkan sekitar 120 obyek wisata Di Karanganyar untuk dibuka kembali, tapi masih banyak yang belum berani membuka karena terbentur aturan internal pengelola dengan pemilik lahan.

"Besok itu (Selasa) sudah positf Bupati akan terjun ke lokasi wisata untuk canangkan program pembukaan kembali. Tapi kami monitor masih banyak obyek wisata yang tidak berani buka" tandasnya.

Padahal menurut Titis Dinas Pariwisata Karanganyar sudah gerilya lakukan pelatihan persiapan hingga simulasi pembukaan kembali. Tercatat sudah 60 obyek pariwisata yang dilakukan persiapan launching untuk Selasa besok (16/07/2020) itu tapi apa daya jika mereka masih nekad tutup.

"Ibarat gladi bersih sudah saya bina selama 3 minggu ini semoga besok Selasa saat pembukaan kembali berrjalan lancar walau masih banyak yang tutup" ujarnya.

Dijelaskan Titis sebenarnya yang dilarang buka hanya 3 obyek yakni kolam renang, arung jeram dan tubbing, selebihnya diizinkan buka kembali.

Namun dari monitoring hingga Senin sore ini banyak obyek wisata yang belum akan buka. Yakni 2 Candi besar Candi Cetho dan Candi Sukuh.

Selain itu yang madih tutup dan menunggu waktu diizinkan buka lagi adalah Lawu Park, Sakura Hill, Pringgodani, Grojogan Sewu, Museum Dayu, Puncak Lawu, Bumi Perkemahan Sekipan serta Tahura.

Sementara itu Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengapresiasi tekad Bupati Juliyatmono untuk lakukan percepatan pembukaan kembali obyek wisata.

Hanya saja pihaknya menekankan agar praktik dilapangan benar-benar komitmen para pelaku usaha dan pengunjung menjaga protokol kesehatan mengingat bahaya Covid 19 masih mengancam. "Saya kira tidak ada masalah sepanjang monitoring protokol kesehatan terpantau up date" ujarnya.

Diketahui niatan Bupati Karanganyar Juliyatmono getol membuka semua sektor kehidupan meski Covid 19 belum berakhir.

Bagi Bupati Covid 19 sudah selesai bagian masa lalu maka roda kehidupan harus digerakkan kembali tapi tetap jaga protokol kesehatan. Selasa besok Bupati akan canangkan dibukanya kembali obyek wisata. "Covid 19 masa lalu maka kita tidak boleh larut tapi semangat baru"ujarnya.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Kadek Arya Wiguna

Share this Article :