Rekomendasi

Bikin Laporan Palsu Jadi Korban Begal, Buruh Pabrik Dikeler Polisi

Rabu, 10 Juni 2020 : 16.07
Published by Hariankota
SUKOHARJO- Seorang karyawan pabrik PT Sritex, Sukoharjo berinisial KAF (20), warga Pijirejo, Manyaran, Wonogiri dikeler Polisi lantaran membuat laporan palsu sebagai korban begal.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, awalnya tersangka membuat laporan sebagai korban begal saat mengendarai sepeda motor di Jalan Manyaran-Tawangsari, Sukoharjo, Senin, 3 Februari 2020 lalu, sekira pukul 13.00 WIB.

"Dari penyelidikan petugas ditemukan banyak kejanggalan dalam laporan tersangka," kata Kapolres kepada hariankota.com saat rilis kasus, Rabu (10/6/2020).

Kejanggalan itu antara lain, sepeda motor korban tidak diambil pelaku yang disebut ada dua orang, tas dibuang disawah padahal keterangan korban pelaku lari ke arah hutan sehingga lokasi pembuangan tas bertolak belakang dengan arah lari pelaku.

"Selain itu, ujarnya, tersangka mengaku habis mengambil uang Rp2,7 juta di ATM dan setelah ditelusuri tidak ada transaksi pengambilan uang di ATM," ujar Bambang.

Dari temuan kejanggalan tersebut, akhirnya tersangka pelaku mengakui telah membuat laporan palsu. Ia pura - pura menjadi korban begal bertujuan agar mendapat bantuan uang dari keluarganya sendiri.

"Ia mengaku butuh uang untuk memodifikasi sepeda motornya. Bahkan untuk menyakinkan, ia nekat melukai tangan dan paha kanan kakinya sendiri menggunakan silet," ungkap Kapolres.

Dalam kasus ini juga turut diamankan barang bukti, yaitu 1 unit sepeda motor CBR 150 R Tahun 2017 warna hitam nopol AD 4290 ADG, 1 tas punggung, kaos seragam kerja, 1 bendel laporan palsu, 1 bendel BAP, dan 1 bendel keterangan sumpah saksi.

Atas ulah tersangka ini, polisi menjerat dengan Pasal 242 ayat (1) KUH Pidana dengan ancaman tujuh tahun penjara dan atau Pasal 220 KUH Pidana dengan ancaman satu tahun empat bulan penjara.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :