Rekomendasi

Bupati Karanganyar Juliyatmono "Galau" Jadi Apa Tidak Ujii Coba Sekolah Bergilir Sistem Tatap Muka Digelar

Rabu, 03 Juni 2020 : 15.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Bupati Karanganyar Juliyatmono tetap saja bersikukuh tidak tinggal diam meskipun sudah membatalkan sendiri terhadap rencana uji coba sekolah bergilir sistem tatap muka yang sedianya akan dilaksanakan pada 8-19 Juni ini.

Pasalnya Bupati berdalih bahwa kebuntuan aktifitas dunia pendidikan akibat wabah Covid 19 harus dipikirkan jalan keluarnya agar murid sekolah tetap cerdas berkompetensi tidak hanya pasif dan tiba-tiba tanpa proses wajar langsung naik kelas.

Sementara program darurat pembelajaran sistem online lanjut Juliyatmono  juga tidak maksimal dibandingkan aktifitas belajar konvensional.

"Ini lho yang saya maksud pemkab akan mengkaji ulang mencari solusi untuk pendidikan Di Karanganyar, sehingga rencana uji coba sekolah bergilir itu bukan batal tapi belum akan dilaksanakan," tandasnya.

Bupati menjelaskan karena kalender pendidikan itu diketahui bahwa masuk sekolah dimulai tahun depan, tapi pemkab akan diam saja melainkan mencoba mencari terobosan langkah guna mengatasi kebuntuan tersebut.

Tentu saja format terobosan itu juga tidak melanggar aturan serta selalu kordinasi dengan pemerintah pusat.

"Tunggu saja nanti pada saatnya yang jelas kami akan kaji ulang mencari rumusan yang tepat serta melibatkan berbagai pihak terutama aspek kesehatan," ujarnya.

Menurut Bupati apapun itu formatnya juga tidak boleh bertentangan dengan protokol kesehatan karena murid sekolah sangat rentan juga tertular Covid 19.

Sebagaimana diketahui Bupati Karanganyar Juliyatmono akhirnya membatalkan rencana uji coba sekolah bergilir sistem tatap muka pada 8-19 Juni ini.

Kebijakan itu sempat memicu kontroversi panas pasalnya banyak wali murid ketakutan dengan uji coba itu.

Selain itu Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo mendesak Bupati kaji ulang. Bahkan Ketua Pimpinan Daerah PDM Muhammadiyah Karanganyar Samsuri menuding Bupati akan korbankan anak sekolah sebagai kelinci percobaan.

Reporter:Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Gunadi

Share this Article :