Rekomendasi

Cek Kesiapan Pengawasan Pilkada, Bawaslu RI Sambangi Bawaslu Sukoharjo

Selasa, 23 Juni 2020 : 15.29
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar menyampaikan, pengawasan pilkada serentak adalah tanggung jawab bersama. Menginggat kali ini digelar ditengah pandemi Covid-19, maka kesiapan penyelenggara, baik KPU dan Bawaslu Daerah harus ditingkatkan.

"Apalagi ini penyelenggara vakum sekira tiga bulan. Oleh karenanya kami sudah mengeluarkan edaran untuk Bawaslu daerah, dimana seluruh tahapan pengawasan harus sesuai protokol kesehatan," kata Fritz disela kunjungannya ke Kantor Bawaslu Sukoharjo, Selasa (23/6/2020).

Fritz yang membidangi Divisi Hukum ini menegaskan, selain perlengkapan kesehatan, petugas pengawas disemua tingkatan mulai desa hingga kecamatan juga perlu dilakukan pengecekan ulang apakah masih memenuhi syarat, atau perlu diganti.

“Kami ingin mengetahui apakah ada hal-hal yang perlu jadi perhatian karena pandemi korona ini,” kata Fritz yang juga melakukan peninjauan kesiapan pengawasan di Bawaslu Wonogiri, Bawaslu Solo, dan Bawaslu Boyolali.

Menyinggung anggaran, ia meminta Bawaslu daerah agar melakukan restrukturisasi karena banyak kegiatan yang bisa digeser akibat adanya pandemi korona. Begitu pula soal besaran angka anggarannya, apakah sudah cukup atau perlu mengajukan penambahan.

"Seperti untuk Sukoharjo tidak ada pengawasan terkait calon perseorangan, tidak ada sosialisasi tatap muka, dan lainnya sehingga lebih ringan dan anggaran bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan protokol kesehatan," sebutnya.

Ditambahkan, untuk pengawasan kampanye nantinya lebih banyak secara online. Selain itu saat pemungutan suara, Fritz mewanti - wanti agar petugas dilapangan memperhatikan dengan seksama perlakuan pada OTG, ODP, dan PDP agar tidak terjadi penyebaran virus.

Sementara kepada hariankota.com, Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, terkait anggaran yang disinggung Fritz, pihaknya memang sengaja tidak mengajukan penambahan.

"Meski saat ini ada pandemi virus korona. Kebutuhan anggaran Bawaslu Sukoharjo terkait protokol kesehatan sudah dicukupi dari restrukturisasi anggaran yang ada," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Mahardika

Share this Article :