Rekomendasi

Dampak Covid Banyak Proyek Infrastruktur Karanganyar Sekitar Rp25 Miliar Dipending

Rabu, 17 Juni 2020 : 10.04
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Akibat dampak wabah Covid 19, banyak proyek infrastruktur Di Kabupaten Karanganyar  senilai hampir Rp25 miliar terpaksa dipending atau ditangguhkan.

Sementara plot anggaran untuk proyek skala besar senilai Rp110 miliar untuk 3 titik terus berjalan yaitu pembangunan Masjid Raya, Kantor Polsek Colomadu dan pembangunan Gedung Wanita.

Sedang proyek yang dipending itu skala kecil diantaranya pengerjaan 4 jalan dan 4 jembatan desa serta sejumlah proyek irigasi.

Semua proyek  ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp6 miliar, sedangkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus DAK sebesar Rp19 miliar yang sudah diplot untuk pembangunan sejumlah proyek fisik terpaksa batal karena ditarik kembali oleh pemerintah pusat.

PLT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR Kabupaten Karanganyar Darmanto mengatakan akibat wabah Covid 19 maka pihaknya juga terpaksa menyesuaikan sikon banyaknya anggaran  program pembangunan yang terpangkas.

Dengan begitu pihaknya hanya mengoptimalkan skala prioritas daftar proyek yang memang harus dijalankan dan tidak bisa tertunda.

Diantaranya proyek pembangunan Masjid Raya Karanganyar senilai Rp98 miliar, Kantor Polsek Colomadu sekitar Rp4.8 miliar dan Gedung Wanita sekitar Rp5 miliar.

"Yang jelas untuk proyek besar tetap berjalan, sedangkan untuk proyek jalan raya dan irigasi terpaksa ditangguhkan" tandasnya.

Adapun solusinya DPUPR menunggu perintah Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hendak memohon Mendagri guna lakukan perubahan Anggaran APBD tahun ini supaya bisa ditata ulang estimasi serta alokasi skala prioritas.

"Kami tetap berjalan sesuai sikon anggaran yang ada sambil menunggu perkembangan" ujarnya.

Untuk jangka pendek ini DPUPR segera jalankan tahapan pembukaan lelang untuk pembangunan masjid raya.

Selain itu juga menjalankan tahapan lanjut untuk pembangunan Kantor Polsek Colomadu dan Gedung Wanita hanya saja kemungkinan pembukaan lelang lebih duluan untuk masjid raya.

Sementara itu pada sejumlah kesempatan Bupati Karanganyar Juliyatmono tegaskan optimisme atas upaya permohonan perubahan anggaran APBD ke Mendagri bisa disetujui.

Dengan begitu menurut Juliyatmono anggaran akan dievaluasi ditata ulang untuk memenuhi skala prioritas pembangunan Di Karanganyar.

"Nanti pada perubahan anggaran akan kita evaluasi semua plot anggaran yang harus ditambah dan dikurangi mengacu prioritas. Namun menunggu jawaban Mendagri semoga diizinkan" ujarnya.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Aries Setiawan


Share this Article :