Rekomendasi

Ekses New Normal, Antrean Rekam Foto KTP Disdukcapil Berpotensi Langgar Protokol Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2020 : 00.14
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Dampak buruk berupa kurangnya kesiapan masyarakat termasuk birokrasi dalam masuki program new normal masih saja terjadi.

Salah satunya terjadi  pada Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Karanganyar yang mana sejak resmi berlaku new normal justru
potensi pelanggaran standar protokol kesehatan  marak.

Yakni adanya peningkatan signifikan sekitar 100-150 orang per hari  yang mendatangi Disdukcapil  Kabupaten Karanganyar untuk mengurus administrasi kependudukan, meskipun sudah sistem online tapi tetap saja warga rela mengantri secara manual.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Gunawan mengakui memang sejak kurun waktu dua minggu ini ada peningkatan jumlah warga yang antre untuk mengurus berkas kependudukan.

Padahal , lanjut Gunawan dirinya dan seluruh karyawan Disdukcapil tidak jemu-jemunya menyampaikan pada warga yang antre agar kembali mengurus di kantor kecamatan masing-masing karena sudah sistem.online, tapi warga nekad tidak indahkan himbauan tersebut.

" Untuk sekarang pengunjung sudah mulai berkurang setelah kita yakinkan bahwa kecuali urusan bisa dialihkan lewat online kecamatan, kecuali rekam foto KTP saja" ujarnya.

Namun guna mengantisipasi jika warga nekad antre manual di Disdukcapil akhirnya petugas perketat standar protokol kesehatan yakni physical distancing.

"Karena mereka tetap nekad maka kami ketat termasuk lakukan test dengan thermo gun, tempat duduk jarak satu meter dan cuci tangan" tandasnya.

Dan sistem itu ketat, apalagi ternyata diketahui alasan warga rela antre manual itu cukup sepele yakni hanya karena jenuh dirumah setelah sekian bulan dirumah lockdone kini warga keluar dan beraktifitas lagi.

"Alasannya sepele karena pengin jalan-jalan jenuh dirumah lalu memilih pergi jarak jauh termasuk memilih antre di Disdukcapil ketimbang di kecamatan masing-masing" ungkapnya.

Namun memasuki minggu ini jumlah pengunjung mulai menurun dan hanya di kisaran 50-70  orang per hari yang datang ke Disdukcapil. Itupun mayoritas untuk keperluan rekam foto karena memang harus datang langsung tidak bisa lewat sistem online.

Diketahui pelayanan permohonan untuk berkas kependudukan alami kenaikan hingga 150 orang per hari setelah adanya pelonggaran terkait Covid 19. Warga mulai berani keluar rumah untuk mengurus berkas walau harus antre.

Dan pihak  Disdukcapil sudah lakukan antisipasi dengan mengoptimalkan pelayanan.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :