Rekomendasi

Ekspansi Pemuda Pancasila Karanganyar : Kejar Target 10.000 KTA Per Tahun

Sabtu, 27 Juni 2020 : 09.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Geliat Ormas Pemuda Pancasila PP Majelis Pimpinan Cabang MPC  Kabupaten Karanganyar kian pesat melesat saja.

Tak tanggung-tanggung sejak lakukan perombakan massal pada tahun 2019 lalu dengan slogan "Back to Zero" (menata ulang dari Nol) praktis baru berjalan setahun MPC PP Karanganyar berhasil kejar target program 10.000 Kartu Tanda Anggota KTA tahun pertama.

Padahal kerja organisasi sempat terhenti total karena wabah Covid 19 , namun sudah tercapai hampir 5.000 KTA terkornfirmasi riil aktif

Ketua MPC PP Karanganyar Disa Ageng Aliven mengatakan rentang waktu pendek sejak perombakan Back to Zero massa hingga masuk pandemi Covid 19 relatif terjadi perlambatan kinerja. Namun walau waktu pendek berhasil terumpul 4.600 KTA.

"Sekarang Covid sudah ada pelonggaran kami optimis tak sampai akhir rahun target 10.000 KTA terkonfirmasi riil aktif tercapai" tandasnya.

Disa menjelaskan padca Back to Zero pihaknya terus genjot kinerja dengan lompatan target yakni tahun pertama sukses 10.000 KTA, target selanjutnya pada 2021 adalah 30.000 KTA, sedangkan tahun 2022-2023 target 60.000 KTA tercapai "Step by step tapi serius bekerja itulah motto kami dalam mengejar target organisasi PP" ujarnya.

Sementara itu masuki kalender tahun politik 2024, diluar program KTA , MPC PP Karanganyar bersikap fleksibel untuk mendorong para pengurus ataupun anggota jika mau terjun ke dunia politik Pemilihan Legislatif  Pileg Pileg mendatang.

Menurut Disa, PP memberikan support SDM organisasi bagi kader agar besar dan piawai dalam hal apapun  tujuan positif kemasyarakatan termasuk di panggung politik.

Hanya saja jika sudah berpolitik kader PP juga harus paham taat pada aturan organisasi. "Bagi kader PP yang mau terjun ke dunia politik justru kita support apapun partainya agar kepak ideologi PP ada di panggung politik. Namun harus sinergi dengan aturan internal PP" jelasnya.

Maksudnya anggota PP harus sadar aturan lanjut Disa yakni saat masuk ke panggung politik
 jangan sampai kader hanya memanfaatkan menjual nama besar organisasi PP untuk batu loncatan politik, setelah itu lupa dan tidak taat. "Kalau motifnya seperti ini maaf kami tidak sepaham, namun jika kader itu taat mau ke politik maka tugas kami justru mensupport" ungkapnya.

Disa justru menekankan agar kelak para anggota PP yang mau berpolitik selalu sinergi dan koordinasi agar memudahkan kader bisa lakukan pemetaan supporting straategi.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Ferdinan


Share this Article :