Rekomendasi

Kisah Tragis Polres Karanganyar, Hendak Berbhakti terkait HUT Bhayangkara, Tapi Berujung Insiden Pembacokan

Minggu, 21 Juni 2020 : 16.58
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Hari Bhayangkara Polri ke 74 pada 1 Juli mendatang yang hendak diperingati Polres Karanganyar diperkirakan menjadi hari yang bersejarah khusus.

Pasalnya guna peringati Hari Bhayangkara itu Polres Karanganyar menggelar serangkaian acara bhakti sosial di berbagai daerah di Karanganyar.

Salah satu acara bhakti sosial adalah susur gunung dalam rangka reboisasi sebagai bentuk kepedulian polisi kepada alam.

Acara susur gunung itu pun melibatkan sejumlah unsur termasuk BPBD, TNI Kodim Karanganyar, Satpol PP, Anak Gunung Lawu AGL dan sejumlah unsur Muspika yang dilewati.

Melibatkan sekitar 200 orang yang disebar menjadi tiga kelompok terpisah pada acara susur gunung tersebut.

Regu pertama susur gunung melintas dari Kecamatan Ngargoyoso, regu kedua cemoro kandang Tawangmangu dan regu ketiga melintas dari Kecamatan Jenawi.

Ketiga regu itu berjalan melintas tiga kecamatan dan sesuai rencana akan bertemu bersama di Puncak Hargodumilah. Namun apa yang terjadi?

Justru insiden pembacokan yang didapati. Pada regu kedua yang mana Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni memimpin diserang oleh orang tak dikenal.

Akibatnya Wakapolres alami luka dibagian tangan dan sopirnya Hanip Aryono luka dibagian dada belakang serta tangan. Sedangkan seorang warga yang berusaha membela Wakapolres juga terkena sabetan di tangan dan kepala belakang.

Ketiganya kini dirawat di RSUD Karanganyar, sementara pelaku ditembak mati oleh anggota polisi lainnya.

Tak pelak Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi langsung turun ke TKP dan besok ke RSUD Karanganyar.

Kapolda terus mencari motif dibalik pembacokan itu. "Masih kita selidiki motif penyerangan ini" ujarnya.

Sementara bagi Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi tampak bersedih dengan kejadian itu. Kapolres Karanganyar itu pun cukup lama menunggui ketiga korban di RSUD Karanganyar.

Sesekali Kapolres terlihat berjalan keluar masuk pintu RSUD sambil menerima telepon HP nya.

Namun walau terlihat sedih , Kapolres tampak serius menangani kasus itu dengan berkordinasi bersama anggota walaupun tim dari Polda Jateng juga turun.

"Kami terus pantau kasus ini dan mohon doakan semua korban segera sembuh" ujar Kapolres kepada wartawan yang meliput di RSUD Karanganyar.

Diketahui sedianya HUT Bhayangkara akan diperingati secara meriah pada 1 Juli mendatang. Diantaranya akan diumumkan pemenang lomba kampung siaga Covid, juga lomba video HUT Bhayangkara yang akan diumumkan nanti saat HUT.

Selain itu Polres Karanganyar, sudah menggelar acara bhaksos di sejumlah kecamatan diantaranua Jatiyoso, Tawangmangu, Ngargoyoso dan Jenawi dalam acara susur gunung.

Semua itu difokuskan puncaknya untuk kemeriahan HUT Bhayangkara. Namun justru insidenlah menimpa anggota Polres Karanganyar, sehingga bisa dirasakan betapa Polres Karanganyar prihatin menghadapi HUT Bhayangkara nanti.

Namun Kapolres AKBP Leganek sebagai komandan Polres tertantang untuk tegar dan tetap memeriahkan acara HUT walau dalam keprihatinan.


Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Kadek Arya Wiguna

Share this Article :