Rekomendasi

KPU Sukoharjo Bakal Perketat Aturan Kampanye Pilkada 2020

Rabu, 24 Juni 2020 : 16.00
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo bakal menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap tahapan Pilkada 2020 di tengah pendemo Covid-19. Dan meminta semua pihak untuk mematuhinya.

"Seluruh tahapan, program, dan jadwal pilkada harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19," kata Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda saat menggelar sosialisasi tentang Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020, Rabu (24/6/2020).

Dalam sosialisasi yang dihadiri Bawaslu, Forkopimda, organisasi masyarakat, dan pimpinan partai politik ini, KPU menjelaskan beberapa hal terkait peraturan penyelenggaran Pilkada yang telah disesuaikan menggunakan protokol kesehatan.

"Misalnya untuk kampanye pertemuan tatap muka yang dijadwalkan mulai 26 September -5 Desember, atau selama 71 hari. Nantinya ada pembatasan jumlah peserta. Untuk kampanye terbuka, kemungkinan ditiadakan. Namun kami masih menunggu regulasinya dari KPU Pusat," terang Nuril.

Kepada hariankota.com, ia menjelaskan, PKPU Nomor 5 tahun 2020 merupakan dasar dalam melanjutkan tahapan Pilkada yang sempat tertunda, sehingga pihaknya sebagai penyelenggara pemilu ingin memberikan pemahaman tentang isi materi yang termuat dalam PKPU tersebut.

"PKPU Nomor 5 Tahun 2020 secara keseluruhan mengatur tentang penjadwalan pilkada di tengah masa pandemi Covid-19, sehingga dalam proses tahapan Pilkada Sukoharjo nanti akan sangat memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat," tuturnya.

Ditegaskan Nuril, dalam melaksanakan tahapan pemilihan Pilkada ditengah wabah yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir, pihaknya sangat memperhatikan protokol kesehatan dengan tujuan untuk sama-sama melindungi baik penyelenggara maupun masyarakat dari risiko penularan virus korona.

"Kami berharap semua pihak baik Forkopimda, partai politik, ormas, dan masyarakat bisa menyukseskan Pilkada Sukoharjo dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus korona," imbuhya.

Perlu diketahui, beberapa jadwal tahapan yang mengalami perubahan di tengah pendemi Covid-19, di antaranya pendaftaran pasangan calon dari partai politik atau gabungan partai politik akan dilaksanakan pada 4 -6 September September 2020.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :