Rekomendasi

Marak Warga Bersepada Saat Pandemi Korona, Begini Tanggapan Polisi

Minggu, 14 Juni 2020 : 16.11
Published by Hariankota
SUKOHARJO- Sejak beberapa pekan terakhir, aktivitas bersepeda kian marak di berbagai sudut jalan di Sukoharjo. Tak hanya di pagi hari, pesepeda dari berbagai golongan usia ini terkadang terlihat melintas secara rombongan pada malam hari.

Terkait antusias warga bersepeda di masa pandemi korona (Covid-19) ini, Polres Sukoharjo melalui Satlantas mewanti-wanti agar hobi sekaligus olahraga itu tetap memperhatikan aturan lalu lintas, terutama di jalan raya besar.

"Pesepeda perlu memperhatikan medan, jarak, dan rute yang aman. Pemilihan medan sebaiknya tidak dijalan yang ramai arus lalu lintas," kata Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Marwanto kepada hariankota.com, Minggu (14/6/2020).

Meskipun tidak melarang, namun bagi warga yang melakukan aktivitas mengayuh sepeda berombongan, diminta tidak berjalan berdampingan atau berjajar dua - dua saat berada di jalan raya.

"Kami minta saat melakukan perjalanan dengan bersepeda jangan berjajar, tapi beriringan depan belakang. Karena kalau berjajar bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas," imbau Kasatlantas.

Diakui Marwanto, sejak tatanan kehidupan baru atau new normal gencar disosialisasikan, di Sukoharjo terjadi peningkatan jumlah pengguna sepeda angin di jalan raya.

"Para pengayuh sepeda wajib mematuhi aturan berlalu -lintas seperti telah diatur dalam Pasal 122 dan Pasal 123, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang sepeda dan pejalan kaki," sebutnya.

Disinggung menggenai sanksi bagi penggayuh sepeda yang melanggar aturan lalu lintas, Marwanto mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya belum ada rencana melakukan tindakan pemberian sanksi.

"Sementara tidak ada (sanksi). Kami baru sebatas memberi himbauan tentang tertib lalul lintas kepada pengguna jalan, khususnya sepeda angin," pungkasnya.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :