Rekomendasi

Masih Korona, 870 Calhaj Sukoharjo Batal Berangkat Tahun Ini

Selasa, 02 Juni 2020 : 19.25
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sebanyak 870 orang calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sukoharjo dipastikan batal berangkat tahun ini. Hal itu diketahui setelah Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengumumkan penundaan ibadah haji lantaran masih ada pandemi korona (Covid-19).

Informasi yang didapat hariankota.com, dengan telah diumumkannya penundaan itu, Kantor Kemenag Sukoharjo segera melakukan sosialisasi kepada para calhaj dan biro perjalanan perjalanan haji. 

“Kebijakan pembatalan pemberangkatan haji tahun ini baru kami terima (hari ini), segera akan kami sampaikan ke calon jamaah,” kata Kepala Kantor Kemenag Sukoharjo, Ihsan Muhadi, Selasa (2/6/2020).

Seluruh Calhaj tersebut, menurut Ihsan sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sekira Rp 36 juta/orang, termasuk 25 cadangan dan petugas kabupaten sebanyak 5 orang.

"Mereka sebenarnya tinggal menunggu keberangkatan saja karena sudah lolos tes kesehatan, dan persyaratan lainnya. Namun, dengan adanya kebijakan pembatalan, maka harus menungu hingga tahun depan. Kami minta semua untuk bersabar," tuturnya.

Selain sosialisasi penundaan keberangkatan, Kantor Kemenag Sukoharjo juga akan menyampaikan beberapa kebijakan yang menyertai, seperti status uang pelunasan BPIH yang sudah disetorkan para calhaj.

“Apakah mau diambil atau tetap disimpan di rekening pemerintah akan kami sampaikan. Tapi, kami sarankan agar uang tidak diambil kalau tidak ada kepentingan mendesak sekali,” imbaunya.

Pertimbangan agar uang tidak diambil adalah, ketika tahun depan akan berangkat, para calhaj tidak repot lagi melunasi BPIH. Kalaupun ada kenaikan, maka tinggal menambah biaya kenaikan atau kalau ada penurunan, sisa uang akan dikembalikan.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :