Rekomendasi

Pilkada Kabupaten Sukoharjo, DPD Partai Golkar Jateng, Tidak Akan Mencalonkan

Jumat, 05 Juni 2020 : 05.54
Published by Hariankota

KARANGANYAR-Dewan Pimpinan Daerah DPD I Partai Golkar Jateng mengambil sikap tidak akan mengusung calonnya sendiri pada Pilkada Kabupaten Sukoharjo 9 Desember mendatang.

Pasalnya DPD Partai bergambar pohon beringin ini meyakini bahwa Pilkada Sukoharjo hanya akan ada dua calon saja yakni calon yang diusung oleh PDIP melawan calon yang diusung dari Partai Gerindra beserta koalisinya.

Dari konstalasi politik itu bagi Partai Golkar berpikir realistis hanya mendukung saja bukan mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Jateng Juliyatmono mengatakan saat ini DPD terus lakukan koordinasi mensikapi Pilkada di berbagai daerah di Jateng, namun khusus untuk Pilkada Kabupaten Sukoharjo sudah mengerucut sikap tidak akan mencalonkan pasangan calon bupati dan wakil bupati melainkan hanya mendukung.

Adapun dukungan itu kepada siapa , hingga sekarang masih didiskusikan termasuk menunggu siapa bakal calon dari PDIP yang akan direkomendasi DPP .

"Untuk Pilkada Sukoharjo sudah jelas kita realistis tidak akan mencalonkan, tapi hanya mendukung satu dari dua pasangan calon bupati dan wakil bupati" tegasnya saat ditemui di Karanganyar Kamis (4/06/2020).

Saat ini sedang didiskusikan di internal DPD I Partai Golkar Jateng menyangkut
jelas diputuskan koalisinya dengan calon yang diusung oleh PDIP saja berbagai pertimbangan  termasuk demografi politik, serta statistik politik.

Bahkan diam-diam Partai Golkar juga akan lakukan survai internal guna mengetahui gambaran potensi kekuatan kemenangan karena akan dipakai sebagai pertimbangan untuk menentukan sikap dukungan.

"Tentu saja keputusan dukungan resmi itu setelah kita lihat peta kekuatan di lapangan" ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Pemenangan Pemilu Bappilu DPW PKS Jateng Rohadi Widodo menegaskan bahwa PKS bulat sikap mengusung Calon Bupati Joko Paloma dengan Calon Wabup Wiwoho.

"Sikap partai kami sudah tegas berkoalisi untuk mengusung Pak Joko dan Pak Wiwoho yang juga Ketua PDM Muhammadiyah Sukoharjo" ujarnya.

Dengan begitu kecil kemungkinan spekulasi tentang peluang bakal ada 3 calon bupati dari koalisi Partai Golkar, PKB dan Demokrat yang semuanya memenuhi syarat minimal 9 kursi untuk bisa maju mencalonkan . Namun Partai Golkar sudah bulat tidak akqn mengusung tapi hanya mendukung.

Reporter: Benny Suryono
Reporter: Benny Suryono
Editor: Gunadi

Share this Article :