Rekomendasi

Putusan Inkrah, Kejari Solo Musnahkan Barang Bukti dari 118 Kasus

Senin, 29 Juni 2020 : 20.52
Published by Hariankota
SOLO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo memusnahkan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal 118 kasus periode Juni 2019 hingga April 2020.

Pantauan hariankota.com pemusnahan barang bukti yang dihadiri jajaran Forkopimda Solo ini dilaksanakan di halaman Kejari Solo, Senin (29/6/2020). Beberapa barang bukti yang dimusnahkan paling banyak dari kasus narkoba.

Kajari Solo Nanang Gunaryanto menjelaskan, kasus narkoba yang dinyatakan inkrah mengalami kenaikan drastis di tahun 2020. Tahun sebelumnya, jumlah perkara narkotika yang inkrah sebanyak 19 kasus dan disita 115 gram narkotika jenis sabu.

“Jika ditambah jumlah BB sabu untuk tahun ini, maka BB yang dimusnahkan hari ini total seberat 233,586 11 gram,” terang Kajari.

Untuk pemusnahan barang bukti dari kasus narkoba seperti sabu, ganja, pil ekstasi, hingga tembakau gorilla dilakukan dengan cara dimasukkan dalam cairan Alkohol.

Sedangkan untuk barang bukti lainnya, seperti hape milik para terpidana dimusnahkan dengan cara dihancurkan dengan cara digilas menggunakan mesin perata tanah. Selain itu ada juga barang bukti lain yang dibakar.

“BB selain sabu yang dimusnahkan yakni, ganja 26,833 gram, pil ekstasi 2,649 gram, kemudian hape ada 65 unit, timbangan digital 17 unit, buku tabungan dan ATM 21 buah, kemudian ada bong atau alat hisap (sabu), baju, tas, dompet dan lain-lain,” sebutnya.

Diakui Nanang, dari keseluruhan kasus yang telah inkrah, kasus narkotika yang paling mendominasi. Jumlahnya dari tahun ke tahun naik. Baik itu kasusnya, maupun barang bukti yang dimusnahkan.

"Seluruh pihak sepakat dan berkomitmem memberantas peredaran narkotika. Namun, upaya ini akan lebih efektif jika didukung dengan peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba,"pungkasnya.

Jurnalis : SaptoEditor : Mahardika

Share this Article :