Rekomendasi

RS UNS Bantah Beri Pelatihan ASN Pemkot Solo Ambil Swab Test

Selasa, 02 Juni 2020 : 13.28
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) membantah memberi pelatihan pengambilan Swab Test bagi tenaga kesehatan eksternal. Sampai hari ini RS UNS hanya memberi pelatihan kepada internal pegawai RS UNS sendiri.

Bantahan itu disampaikan Jubir Satgas Covid-19 RS UNS, Tonang Dwi Ardyanto mengklarifikasi atas beredarnya pemberitaan yang menyebut ada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Solo dari dinas kesehatan tertular virus korona (Covid-19) setelah mengikuti pelatihan pengambilan Swab Test di RS UNS.

Melalui rilis klarifikasi, Tonang meluruskan pemberitaan itu yang bersumber dari salah satu media online pada, Senin (1/6/2020) kemarin dengan judul, "Ikut Latihan Swab Test di RS UNS, 5 ASN Pemkot Solo Malah Tertular Covid-19". Menurutnya hal itu sama sekali tidak benar. Belum pernah ada konfirmasi atas berita tersebut.

"Berita di media online itu juga diunggah ulang oleh beberapa akun Instagram maupun Facebook, maka dengan ini kami selaku Jubir Covid-19  RS UNS menyatakan dengan tegas bahwa fakta yang terjadi tidak seperti itu ," sebutnya.

Ia pun menegaskan, posisi RS UNS adalah hanya sebagai pemeriksa hasil swab PCR dan bukan sebagai pemberi pelatihan, apalagi sebagai tempat tertularnya kelima ASN tersebut, dimana empat diantaranya disebutkan dalam berita merupakan tenaga kesehatan (nakes).

"Kami berharap, dengan klarifikasi ini dapat menjelaskan duduk masalah yang sebenarnya sehingga diharapkan tidak menimbulkan kecemasan," imbuh Tonang yang mengijinkan hariankota.com mengutip materi klarifikasi, Selasa (2/6/2020).
Sebagai pembanding dalam klarifikasi,  Tonang juga turut menyertakan tautan berita yang sesuai dari media online lainnya dengan judul "Lima PNS Kota Solo Positif Covid-19, Empat Tenaga Medis".

"Informasi ini kami rilis secara publik, tentu pada prinsipnya memang sudah menjadi informasi publik. Monggo (Silahkan-Red) (kalau mau dikutip)," pungkasnya melalui pesan singkat Whatsapp.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :