Rekomendasi

Soroti PPDB, Fraksi PDIP Ingatkan Disdukcapil Harus Peka Atasi Kendala Berbasis KK

Sabtu, 20 Juni 2020 : 22.06
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Karanganyar ingatkan Disdikcapil setempat agar peka dan jemput bola, jangan sampai masalah klasik tiap tahunan musim Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB SD SMP SMA terjadi lagi.

Masalah klasik tersebut adalah sering terjadinya kendala data administrasi berbasis Kartu Keluarga KK yang diterbitkan Disdukcapil.

Pasalnya tiap tahun sering ditemui keresahan calon siswa yang mana pendaftaran sistem zonasi tertolak gara-gara keterangan domisili dan tahun domisili dianggap tidak memenuhi kriteria PPDB.

Sementara secara Defacto si calon siswa sudah berdomisili di Karanganyar lebih dari setahun sebagai syarat minimal PPDB, tapi pada KK tersebut tertulis domisili  yang menerangkan bahwa warga tersebut terhitung baru 10 bulan, sehingga tertolak.

Ketua Fraksi PDIP Latri Listyowati mengatakan masih ada laporan aduan warga ke PDIP tentang persoalan klasik tersebut.

" Maaf tolong Disdukcapil siaga hadapi masalah ini jangan sampai terus terjadi karena kasihan calon siswa dilema waktu sempit antara mengurus KK dan batas waktu pendaftaran PPDB" tegasnya.

Untuk itu akurasi data dari Disdukcapil, lanjut Latri benar-benar valid jauh sebelum PPDB digelar.

Menurutnya dampak fatal jika calon siswa akhirnya gagal mendapatkan sekolah maka menjadi problem serius menyangkut rasa keadilan warga mendapatkan hak pendidikan.

 "Jangan sampai ini terjadi karena Undang-Undang amanatkan hak mendapattkan pendidikan adalah utama" ujarnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan secara umum PPDB tahun ajaran 2020-2021 Di Karanganyar berjalan baik.

Adapun soal kendala berbasis data administrasi KK, Bupati meyakini sudah terantisipasi oleh Disdukcapil karena perannya sangat utama di basis pendataan. "Hingga PPDB masih aman lancar namun antisipasi masalah teknis tetap harus siaga" tandasnya.

Terpisah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jateng Eris Yunianto akui bahwa seluruh Disdukcapil se Jateng dengan Gubernur Ganjar Pranowo guna antisipasi permasalahan teknis yang berpotensi hambat calon siswa untuk mendaftar PPDB.

"Kami yang berada di Posko PPDB SMA SMK  siaga terhadap masalah klasik tersebut. Jika bisa kami selesaikan di Posko maka saya selesaikan disini tidak perlu melambung ke Panitia Jawa Tengah" ujarnya.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Mahardika


Share this Article :