Rekomendasi

Suseno Mendadak Mundur, Bursa Konggres PSSI Karanganyar Disinyalir Penuh Intrik

Senin, 29 Juni 2020 : 09.10
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Jelang Konggres PSSI Asosiasi Kabupaten Ascab  Karanganyar-Jateng 18 Juli mendatang disinyalir sarat intrik.

Salah satu dampak intrik itu adalah tabir dibalik keputusan mendadak Suseno mundur dari bursa calon ketua.

Apalagi Suseno mundur hanya sehari setelah berita mencuat ke publik bahwa 3 nama calon ketua akan bertarung salah satunya Direktur Umum PDAM Prihanto yang diduga sebagai calon kuat dan Kiswadi Agus yang juga pengurus PSSI Askab Karanganyar.

Hingga kini belum diketahui mengapa Suseno mengambil keputusan kilat secara diam-diam.

Publik dan aktivis sepak bola di Kabupaten Karanganyar pun seakan dibuat kaget mendengar pengunduran diri tersebut apakah faktor tekanan...atau karena faktor apakah?

Ketua Panpel Konggres PSSI Askab Karanganyar Tony Hatmoko mengatakan Suseno tidak tahu apa alasan Suseno mengundurkan diri secara mendadak.

Tetapi yang jelas, lanjut Tony bahwa Suseno datang ke panitia mencabut berkas pendaftaran dirinya sebagai calon ketua dan itu hanya sehari setelah muat di media.

"Ya kami tidak tahu apa alasannya yang jelas kami panitia netral dan itu hak Suseno atau siapapun jika mau mencabut berkas pendaftaran sebagai calon ketua" tandasnya.

Menurut Tony keputusan pencabutan berkas setelah resmi mendaftar adalah hak dan tidak melanggar Statuta (AD/ART) PSSI.

Sementara itu Dirut PDAM Prihanto saat dikonfirmasi perihal pengunduran diri Suseno merasa tidak tahu menahu.

Prihanto juga tidak mau berkomentar banyak  tentang dirinya yang disebut-sebut memiliki kans kuat melawan rivalnya Kiswadi Agus pasca mundurnya Suseno. "Maaf bicara PSSI nanti saja setelah tanggal 18 Juli karena konggres belum berlangsung" tandasnya saat ditemui usai laga pertandingan sepakbola di Lapangan Jati pekan lalu.

Terpisah aktivis senior sepakbola Karanganyar Bambang Mantri mendorong agar kongrgres PSSI Askab Karanganyar berjalan fair dan segera ada keputusan guna memberikan harapan baru bagi dunia sepakbola di Karanganyar yang lesu akibat dampak ketidak harmonisan di struktur kepengurusan PSSI.

"Sekarang ini bukan lagi gegeran tapi justru panitia konggres segera hasilkan konggres yang sah baik sesuai aturan hingga bisa Ketua PSSI Askab yang kredibel mampu segala galanya terutama mampu pendanaan" tegasnya.

Untuk itu Bambang Mantri mengaku memantau serius dinamika perjalanan menuju konggres 18 juli tersebut.

Kini pasca mundurnya Suseno, tinggal tersisa dua calon Ketua PSSI Askab Karanganyar yakni Dirut PDAM Prihanto dan Kiswadi Agus yang juga pengurus dalam PSSI yang akan bertarung pada 18 Juli mendatang.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Gunadi


Share this Article :