Rekomendasi

Terapkan New Normal, Bandara Adi Soemarmo Aman Untuk Penerbangan

Jumat, 12 Juni 2020 : 15.41
Published by Hariankota
BOYOLALI - Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali mulai menerapkan prosedur pelayanan kepada penumpang dalam situasi normal baru (new normal) ditengah pandemi korona (Covid-19).

"Kemarin sudah kami cek. Saat ini kondisinya sangat aman untuk penerbangan dengan penerapan protokol kesehatan," kata GM PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo yang baru, Yani Ajat Hermawan saat jumpa pers, Jum'at (12/6/2020).

Ia mengatakan, aturan new normal yang diterapkan merujuk Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19.

"Kami telah menyelesaikan penataan bandara untuk mendukung operasional penerbangan dalam situasi new normal yang diterapkan di Bandara Adi Soemarmo," terang Ajat didampingi Dan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P. Damanik.

Kepada hariankota.com dan awak media yang hadir, Ajat berharap dengan sosialisasi telah diterapkannya new normal di Bandara Adi Soemarmo, bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara tidak perlu khawatir lagi.

"Memang, sejak pandemi 24 April hingga 7 Juni lalu, terjadi penurunan lalu lintas penerbangan pesawat di Bandara Adi Soemarmo, angkanya mencapai 95 %. Demikian juga dengan penumpang, turunnya hingga 98 %," ungkapnya.

Disebutkan, secara khusus, pedoman protokol kesehatan new normal ini mengatur detail mengenai prosedur dan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan bagi calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan domestik dan internasional.

"Dalam pedoman ini juga diinformasikan mengenai berbagai upaya pencegahan, penyebaran dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang telah dilakukan oleh Angkasa Pura I," ujarnya.

Tak kalah penting, juga ada penerapan social atau physical Distancing, pengecekan dokumen kesehatan, dan pengecekan suhu tubuh tidak hanya bagi penumpang tetapi juga bagi mitra usaha dan seluruh personil yang bertugas di bandara.

Dalam kesempatan ini disampaikan juga sejumlah protokol new normal untuk pemangku kepentingan di bandara, diantaranya protokol new normal untuk petugas/pramusaji/ kasir/ juru masak.

Aturan untuk sektor ini antara lain seragam dilengkapi dengan identitas dan alat pelindung diri (APD), yakni pelindung wajah, masker, kartu magnetik/ tempel, sarung tangan, celemek, penutup kepala, masker sanitasi, seragam juru masak, sepatu pengaman.

Kemudian untuk protokol new normal bagi perkantoran atau ruang usaha, misalnya untuk konter pelayanan disyaratkan harus ada partisi atau perisai plastik atau akrilik pada kasir. Gerai ATM juga diatur,  jarak antrean/ tempat duduk minimal 1,5 meter.

Reporter: Sapto Nugroho
Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Mahardika


Share this Article :