Rekomendasi

Terdampak Covid, PT Jasa Marga Tol Solo-Ngawi Mendapatkan Kelonggaran Bayar Utang Capai Rp350 Miliar

Jumat, 05 Juni 2020 : 14.27
Published by Hariankota
KARANGANYAR - PT Jasa Marga Solo-Ngawi sebagai operator Tol Solo-Ngawi mendapat relaksasi kelonggaran kewajiban membayar bunga utang sekitar 50 % atau kisaran Rp300-Rp350 milliar untuk Tahun 2020.

Relaksasi tersebut diberikan oleh tiga sindikasi Bank BUMN selaku kreditur pembiayaan infrastruktur Tol Solo-Ngawi dan Tol Ngawi Kertosono yakni Bank BRI, Bank BNI dan Bank Mandiri.

Adapun kelongaran itu diberikan berdasar permohonan debitur selaku operator Tol Solo-Ngawi  bahwa terjadi kemerosotan pendapatan yang dipicu penurunan traffic kisaran 60 % sejak munculnya wabah Covid 19 awal Februari lalu hingga sekarang ini.

Direktur Keuangan PT Jasa Marga Solo-Ngawi Yudi Mahyudin mengatakan pihaknya mendapat relaksasi hingga akhir Tahun 2020 dengan kisaran bunga 9 %  dari total utang.

Sehingga pada Tahun 2020 ini saja besaran bunga yang wajib dibayar sekitar Rp600-Rp700 milliar.

Namun karena musim Covid 19 ini pihaknya diberi kelonggaran bayar bunga kisaran 50% saja sekitar Rp300-Rp350 miliar.

"Kami berterima kasih sudah diberikan keringanan pembayaran utang secara keseluruhan untuk tahun ini karena pendapatan menurun drastis" ujarnya disela acara penyerahan bantuan Corporate Social Responbility CSR PT Jasa Marga untuk ruas Tol Solo-Ngawi Di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Yudi Mahyudin berharap volume traffict Tol Solo-Ngawi kembali normal dan juga volume traffic Tol Trans Jawa normal lagi agar pendapatan normal seluruh Tol terpenuhi sehingga bisa normal pula untuk membayar hutang pada perbankan.

"Harapan kami kendala ini bisa terlewati, sebab jika hingga akhir tahun ini traffc masih rendah pendapatan merosot, maka tidak tertutup kemungkinan PT Jasa Marga ajukan permohonan reschedule atau penjadwalan ulang dengan Bank selaku kreditur" tandasnya.

Sebagaimana diketahui tiga sindikasi Bank BUMN itu biayai proyek Tol Solo-Ngawi, Solo Kertosono senilai Rp7.7 triliun dengan tenor 15 tahun. Sedangkan untuk ruas Tol Solo-Ngawi-Kertosono secara penuh beroperasi baru sekitar 2 tahun ini.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Rahayuwati


Share this Article :