Rekomendasi

Arus Bawah Simpatisan Sepakbola Sesalkan Panpel Konggres PSSI Mbegegeg Ugeg-Ugeg Merasa Benar

Selasa, 07 Juli 2020 : 19.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Kemelut jelang Konggres Asosiasi Kabupaten Askab Kabupaten Karanganyar-Jateng 18 juli ini kian melebar.

Kali ini giliran arus bawah para simpatisan sepakbola di Karanganyar menyesalkan sikap Panitia Pelaksana Panpel yang dianggap kurang peka terhadap kritik dari berbagai pihak terkait proses kepanitiaan yang dituduh menabrak aturan.

Yanuar Faisal salah satu pengamat sepakbola di Karanganyar menuturkan mestinya dikriktik dituduh menabrak aturan itu adalah masalah prinsip sehingga perlu disikapi guna membuktikan publik bahwa kepanitiaan berjalan sesuai prosedur.

"Panpel itu jangan mbegegeg ugeg-ugeg alias diam saja merasa selalu benar tapi angkat bicara dan tangkal tuduhan itu dengan bukti agar publik paham terhadap konflik yang terjadi" tandasnya.

Bahkan Yanuar Faisal yang juga Sekjen HMI Cabang Surakarta itu menyarankan Panpel Konggres PSSI untuk mengundang pihak-pihak anti Konggres agar bisa saling klarifikasi mencari solusi.

Dengan begitu persoalan yang muncul yang dituduhkan bisa dicari solusinya agar konggres berjalan tanpa permusuhan. Sebab Yanuar khawatir jika tidak diselesaikan sebelum konggres maka saat konggres berpotensi kericuhan ada kelompok puas dan tidak puas. "Jika Panpel tidak mau diluruskan dan nekad memaksa konggres, maka lebih baik ditunda dulu konggresnya daripada muncul preseden buruk" tukasnya.

Terpisah Eks Ketua PSSI Karanganyar periode 2016-2020 Dua Malam Sehari atau akrap dipanggil Hary kembali menegaskan jika kepanitiaan konggres tidak ditunda atau dibekukan oleh bupati untuk diperbaiki maka PSSI Karanganyar sama dengan ilegal sebab prosesnya menabrak aturan.

"Saya tidak habis pikir mengapa konggres yang digelar secara melanggar aturan tetap dipaksakan. Tentu saja nanti hasilnya ilegal dan itu sama dengan berbahaya bagi PSSI" ujanya.

Hary juga menyayangkan sikap KONI Karanganyar dan Bupati Juliyatmono yang tidak segera membekukan kepengurusan Panpel Konggrea karena jelas cacat hukum dan cacat organisasi. "Ini ngeri lho PSSI hanya dibuat dolanan semaunya sendiri dengan memaksakan kehendak" imbuhnya.

Sementara itu Ketua Panpel Konggres PSSI Askab Karanganyar Tony Hatmoko tak bergeming dan yakin langkahnya sah dan benar. "Monggo saja kalau mau mengkritik dan menuduh kami ini ilegal cacat hukum cacat organisasi tapi ingat bahwa saya melangkah karena ada dasarnya" tegasnya.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Ferdinan


Share this Article :