Rekomendasi

Bakar Bendera PKI , Aliansi Masyarakat Karanganyar Tolak RUU HIP & Desak DPR Cabut Selamanya Dari Prolegnas

Jumat, 03 Juli 2020 : 16.17
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Karanganyar AMK gelar aksi demo di Taman Pancasila Jumat (3/07/2020) menolak dan mendesak RUU Haluan Ideologi Pancasila HIP agar dicabut selama-lamanya dari Program Legislasi Nasional Prolegnas.

Massa AMK menilai apapun alasannya pemaksaan RUU HIP nyata-nyata merupakan upaya  sistematis mengganti dasar negara Pancasila dengan  paham lain termasuk Trisila atau Ekasila serta mengganti Ketuhanan Yang Maha Esa dengan cukup kebudayaan.

Ketua Laskar Umat Islam Surakarta LUIS  Edi Lukito pada orasinya menegaskan komitmen bersama penolakan hal tersebut.

"Kami bersama AMK putuskan sikap tegas menolak RUU HIP dan mendesak agar dicabut dari Prolegnas selama-lamanya" tandasnya.

Sedangkan Muhamad Arief dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Kabupaten Karanganyar menjelaskan tidak ada toleransi untuk celah menyoal lagi tentang Dasar Negara Pancasila.

" Pemerintah dan DPR itu mbok ya mikir hal prinsip soal fundamental negara itu sudah final sehingga jangan mentang-mentang sedang berkuasa lalu mengusik fundamental bangsa" ujarnya.

Arief menyarankan pemerintah dan DPR bahwa jika ini dipaksakan maka risikonya fatal horizontal.

 "Kasihan bangsa ini dipermainkan dipaksa buang anergi untuk menyoal sesuatu yang sudah prinsip dan final" imbuhnya.

Tercatat sebanyak 9 orator yang mewakili dari berbagai elemen yang hadir paada aksi demo tersebut.

Aksi diakhiri dengan pembakaran bendera PKI secara ramai-ramai dan diakhiri dengan doa oleh Kyai Badarudin. Aksi berjalan sekitar 2.5 jam lalu dilanjutkan ke Gedung DPRD Karanganyar untuk auidiensi.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Gunadi


Share this Article :