Rekomendasi

Dinamika Memanas, Jadwal Pra Konggres PSSI Karanganyar Mendadak Ditunda

Sabtu, 04 Juli 2020 : 11.45
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Jelang Konggres PSSI Askab Karanganyar-Jateng  pada 18 Juli ini kian  memanas bak bola liar.

Salah satu puncak efek dari dinamika keributan itu terjadi hari ini Sabtu (04/07/2020) yakni Panitia Pelaksana Panpel Konggres menunda jadwal tahapan Pra Konggres yang sedianya digelar hari ini dengan alasan bahwa tim dari Asosiasi Provinsi Asprov PSSI Jateng sedang sibuk sehingga acara ditunda.

Ketua Panpel Konggres PSSI Askab Karanganyar Tony Hatmoko mengatakan penundaan jadwal Pra Konggres itu murni karena kesibukan tim Asprov Jateng berhalangan hadir karena kesibukan.

Dengan begit jadwal Pra Konggres Askab Karanganyar diundur menjadi 11 Juli mendatang. "Pembatalan ini tidak ada kaitan dengan tudingan bahwa cacat hukum dan amburadul tetapi karena Asprov sedang sibuk" ujarnya saat dikonfirmasi.

Tony menjelaskan sedianya sejak penentuan jadwal Pra Konggres sempat ada dua pilihan antara tanggal 4 Juli dan 11 Juli namun Asprov pada saat itu memilih tanggal 4 dengan pertimbangan waktu longgar. "Sebenarnya perihal penundaan jadwal Pra Konggres sudah seminggu lalu" tukasnya.

Lebih lanjut Tony menjelaskan acara Pra Konggres sangat vital karena merupakan separo bagian dari konggres yakni penentuan tata tertib sekaligus umumkan persyararan dan verifikasi calon ketua PSSI.

Bahkan pada acara Pra Konggres juga sekaligus untuk menetapkan calon ketua yang lolos. " Nanti pada 11 juli semua hal teknis akan dibahas di Pra Konggres tersebut" imbuhnya.

Sementara itu terkait verifikasi peserta konggres, Pembina klub sepakbola Balong Football Akademi BFA Bambang Prie menyayangkan sikap Panpel yang tidak akomodatif.

Pasalnya  Panpel tidak mengakui eksitensi sepakbola di Kecamatan Jenawi yang mestinya berhak menjadi peserta konggres namun hak itu dihilangkan. "Kan aneh di Jenawi itu ada dua klub sepakbola yakni PS Bima  & PS BFA yang sudah eksis tapi kami tidak ikutsertakan menjadi peserta padahal kami punya hak" tegasnya.

Untuk itu Bambang Prie mendesak Panpel bijaksana untuk perjuangkan hak peserta kepada dua klub di Jenawi tersebut.

Reporter: Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Akbar Nugraha


Share this Article :