Rekomendasi

Direstui Jokowi, Pemkab Karanganyar Kebut Perubahan Anggaran Refokusing Covid

Selasa, 07 Juli 2020 : 18.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR-Setelah mendapat restu dari Presiden Jokowi melalui telekonfrence saat kunjungan di Jawa Tengah minggu lalu, Pemkab Karanganyar terus kebut perubahan anggaran APBD tahun Anggaran 2020-2021.

Salah satu prioritas perubahan anggaran itu adalah menata ulang anggaran Refokusing penanganan Covid senilai Rp247 miliar yang berasal dari pos anggaran Belanja Tidak Tetap BTTsebesar Rp230 miliar serta tambahan Rp17 miliar dari sejumlah pos anggaran internal Organisasi Perangkat Daerah OPD.

Kepala Badan Keuangan Daerah BKD Kabupaten Karanganyar Kurniadi mengatakan minggu ini jajaran eksekutif terutama OPD yang terlibat langsung pada  refokusing anggaran Covid 19.

"Perubahan anggaran ini akan dilakukan secara menyeluruh semua sektor OPD, namun prioritas utama menata ulang anggaran refokusing" tandasnya.

Dijelaskan Kurniadi penataan ulang anggaran refokusing itu akan dihitung acuan outputnya alias daya serapannya terhadap anggaran yang dialokasikan. Pasalnya hingga sekarang terpantau tingkat serapan anggaran refokusing dari pos BTT masih rendah di kisaran Rp25 miliar dari alokasi yang disiapkan Rp247 miliar.

Apalagi refokusing yang alokasinya dari anggaran internal OPD sebesar Rp17 miliar untuk sektor kesehatan Covid terserap relatif rendah di kisaran Rp1.3 miliar saja. "Lha dari hitung-hitungan yang sudah terserap dan masih tersisa nanti kita kurangi lalu dialihkan ke sektor yang lain" ujarnya.

Meski demikian lanjut Kurniadi yang juga lulusan IPDN itu tidak semua sisa alokasi anggaran dipindahkan ke pos anggaran lainnya dengan kata lain pos anggaran untuk penanganan Covid tetap ada.

Sebab, lanjut Kurniadi walau bagaimanapun Covid 19 belum berlalu sepenuhnya walau sudah masuki masa new normal sehingga masih perlu back up anggaran untuk penanganan Covid 19.

Dengan begitu menurut Kurniadi dengan perubahan anggaran tersebut nantinya dana refokusing sudah jauh berkurang banyak dari Rp247 miliar karena sudah dipindahkan ke pos anggaran lainnya sesuai skala prioritas.

"Kita belum tahu nantinya jumlah anggaran untuk Covid , tapi sebatas perkiraan kami jumlah anggaran Covid hanya dikisaran Rp5 milliar hinga Rp10 miliar saja karena serapannya sangat rendah, sedangkan kondisi sekarang relatif membaik" imbuhnya.

Menurut Kurniadi pemangkasan pos anggaran refokusing itu juga disarkan pada data riil penyerapan anggaran agar angka final yang disiapkan untuk penanganan tidak berkurang alias minus. "Pak Bupati sudah berikan kisi-kisi skala prioritas anggaran yang perlu ditambah dan dikurangi" tukasnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono saat diminitai konfirmasi perihal perubahan anggaran mengakui sedang dilakukan proses. Bupati berharap akhir juli ini proses perubahan anggaran rampung" ujarnya ditemui disela acara di Rumah Dinas Selasa (7/07/2020).

Reporter :Benny Suryono
Penulis: Benny Suryono
Editor: Rahayuwati




Share this Article :